Maybank Indonesia Perkuat Ekosistem Usai Jadi PIKK Resmi OJK

Kamis, 03 September 2026 | 22:23:32 WIB
PT Bank Maybank Indonesia Tbk [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) melakukan penguatan pada ekosistem layanan finansialnya setelah mengantongi persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK).

Direktur Operations Maybank Indonesia Widya Permana menjelaskan bahwa penetapan status tersebut membuka ruang bagi Maybank Indonesia untuk menghadirkan solusi keuangan yang kian komprehensif kepada para nasabah lewat optimalisasi sinergi antar-entitas dalam grup perusahaan.

“Ini memberikan kesempatan bagi kami untuk bisa melayani nasabah kami juga lebih baik,” kata Widya dalam Konferensi Pers Hari Pelanggan Nasional di Kantor Cabang Maybank Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).

Pada saat ini, ekosistem usaha Maybank Indonesia telah menaungi berbagai macam entitas di ranah industri jasa keuangan. Di luar bisnis utama perbankan, Maybank memiliki WOM Finance yang berfokus pada pembiayaan sepeda motor serta Maybank Indonesia Finance untuk segmen pembiayaan mobil.

Maybank pun menaungi Etiqa Insurance yang bergerak pada lini perlindungan asuransi, hingga Maybank Asset Management dan Maybank Securities Indonesia yang menyediakan varian layanan di sektor investasi serta pasar modal.

Widya menganggap, lengkapnya portofolio ekosistem tersebut mempermudah Maybank menyajikan ragam produk finansial yang responsif dan sesuai terhadap dinamika kebutuhan nasabah pada setiap fase perjalanan hidup.

Dirinya menggambarkan kebutuhan nasabah kerap bertransformasi secara bertahap, mulai dari kepemilikan armada kendaraan, properti rumah, sampai portofolio investasi pada tahap usia selanjutnya.

“Sudah ada kebutuhan untuk membeli motor, kebutuhannya pada saat usia tertentu perlu beli rumah, pada saat usia tertentu mereka ingin investasi. Nah, di situ semua ada produk yang bisa kami tawarkan,” ujarnya.

Maka dari itu, Maybank tidak sekadar menitikberatkan fokus pada jalinan hubungan sebatas transaksi perbankan semata, melainkan berinisiatif mendalami setiap kebutuhan finansial nasabah dan menghadirkan solusi konkret lewat integrasi ekosistem yang dikelola.

Widya menyambung bahwa pengokohan ekosistem ini berjalan searas dengan komitmen dan visi utama Maybank Indonesia, yaitu Humanizing Financial Services, melalui penyajian produk serta layanan keuangan yang kian relevan bagi para pengguna jasa.

“Ekosistem ini juga menghadirkan tadi ya, solusi finansial yang lebih lengkap kepada nasabah kami. Dan ini tentu sejalan dengan komitmen kami dan juga dengan misi kami, Humanizing Financial Services,” katanya.

Upaya penguatan ekosistem ini menjadi bagian integral dari langkah strategis Maybank Indonesia guna mengencangkan ikatan relasi dengan nasabah. Dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Maybank membawa tema Moving Forward Together beserta filosofi Barefoot Leadership.

Melalui skema pendekatan tersebut, jajaran direksi dan manajemen Maybank Indonesia terjun secara langsung berinteraksi dengan para pelanggan guna menyerap aspirasi dan masukan demi peningkatan mutu layanan.

Widya menyatakan nasabah merupakan salah satu pilar pemangku kepentingan paling krusial bagi perjalanan Maybank Indonesia. Oleh sebab itu, perseroan berkomitmen mengawal masukan dan kebutuhan nasabah sebagai fondasi utama dalam mematangkan layanan ke depan.

“Kami ingin tahu apa sih kebutuhan nasabah. Makanya kami juga hadir, mendengarkan, tadi kita juga tanya feedback-nya, masukan apa, sehingga kami bisa terus memberi layanan yang terbaik bagi nasabah,” ujarnya.

Tags

Terkini