Destry Damayanti Pimpin BI, OJK Dorong Sinergi Stabilitas Keuangan

Kamis, 03 September 2026 | 22:14:01 WIB
Destry Damayanti [FOTO: NET].

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan sambutan positif atas dilantiknya tiga pejabat anyar Bank Indonesia (BI). Ketiga pimpinan tersebut yakni Destry Damayanti yang menjabat sebagai Gubernur BI periode 2026-2031, Aida S Budiman selaku Deputi Gubernur Senior BI, serta Solikin yang menduduki posisi Deputi Gubernur BI untuk masa jabatan yang sama.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menganggap, jajaran pejabat baru tersebut adalah figur-figur berilmu dan berpengalaman yang sangat siap memimpin BI ke depan.

"Pertama mengucapkan selamat kepada Ibu Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, Bu Aida dan Pak Solikin. Saya senang Ibu Destry, Bu Aida dan Pak Solikin itu bukan figur baru, sudah mumpuni begitu ya," kata Friderica di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Friderica menyimpan harapan agar suksesi kepemimpinan di tubuh BI dapat kian memperkokoh koordinasi dan kolaborasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang beranggotakan Bank Indonesia, OJK, Kementerian Keuangan, serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

"Supaya kami sama-sama deh menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia," ujarnya.

Friderica menyebutkan, aspek sinergisitas antar lembaga dan kementerian akan terus dipacu demi memelihara ketahanan finansial nasional.

Friderica menggarisbawahi bahwa penyelarasan ini bakal tetap berjalan sembari menghormati independensi maupun batasan kewenangan dari tiap instansi.

"Kalau bentuk sinergi menjaga stabilitas tentu kami koordinasi kebijakan dengan tetap menjaga independensi masing-masing lembaga tentu saja dan juga ranahnya masing-masing," tuturnya.

Dirinya menandaskan, koordinasi sangat krusial guna menggaransi kebijakan yang diputuskan oleh tiap otoritas tidak saling tumpang tindih atau berbenturan.

"Namun tentunya semua itu harus kami koordinasikan, sinergikan supaya tidak ada conflicting policy, supaya juga memastikan sinergisitas kami untuk menjamin stabilitas sistem keuangan," lanjut Friderica.

Di luar urusan stabilitas sektor keuangan, Friderica mengungkapkan masih amat banyak agenda kerja yang berpotensi dikembangkan secara bersama antara OJK dan BI. Salah satunya mencakup pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga akselerasi program-program di tingkat daerah.

"Terus kemudian program-program lain banyak sekali yang bisa kami kerjasamakan dengan Bank Indonesia, selain conflicting policy itu juga program-program yang selain itu sangat baik, sudah terjalin antara OJK dengan Bank Indonesia," ujarnya.

"Misalnya nanti kami ngembangin UMKM bisa semakin baik, kemudian di daerah dan lain-lain. Jadi saya senenglah harapannya dengan Bu Destry dan kawan-kawan," sambung Friderica.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNT

Tags

Terkini