IHSG Lesu pada Sesi I, Saham Prajogo Pangestu Kompak Melemah

Rabu, 02 September 2026 | 01:48:31 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu (2/9/2026). IHSG terkoreksi 0,28 persen atau menyusut 18,49 poin menuju posisi 6.581,44.

Pada prapembukaan hingga awal sesi, IHSG sempat merangkak naik menyentuh level tertingginya di angka 6.629,54. 

Namun, pergerakan indeks mendadak berbalik turun hingga menembus titik terendahnya hari ini di level 6.561,00, serta gagal berbalik arah hingga jeda siang.

Perdagangan sesi pertama ini membukukan nilai transaksi mencapai Rp 9,92 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 32,97 miliar saham.

Secara keseluruhan, terdapat 265 saham yang menguat, 326 saham melorot, dan 191 saham lainnya stagnan.

Dalam kurun perdagangan sesi pertama hari ini, deretan saham milik konglomerat Prajogo Pangestu terlihat kompak mengalami tekanan.

 Saham Barito Renewable Energy (BREN) tergerus 2,05 persen ke level 3.350, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) merosot 1,66 persen ke level 890, serta Barito Pacific (BRPT) menyusut 1,64 persen ke level 1.800.

Selanjutnya, saham Petrosea melorot 1,84 persen ke level 5.325 dan saham Chandra Daya Investasi terkikis 0,72 persen ke level 690.

 Adapun saham Chandra Asri Pacific (TPIA) bergerak stagnan di posisi 2.000.

Sektor yang menyeret IHSG ke zona merah dipimpin oleh sektor basic materials yang anjlok 1,79 persen, disusul sektor industrial yang melemah 1,21 persen. 

Sebaliknya, sektor teknologi tampil sebagai penahan laju koreksi indeks dengan mencatatkan lonjakan hingga 3,83 persen.

Bank Central Asia (BBCA) menempati urutan teratas saham yang paling banyak diborong investor asing dengan nilai bersih Rp 106,82 miliar, diikuti Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang dikoleksi asing mencapai Rp 92,01 miliar.

Sebaliknya, saham yang paling gencar dilepas investor asing pada sesi pertama hari ini yakni Telkom Indonesia (TLKM) dengan nilai Rp 95,93 miliar, disusul saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) sebesar Rp 92,58 miliar.

Laporan riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia memaparkan, setelah sempat dibuka menguat pada awal sesi, IHSG tidak mampu menahan imbas gelombang tekanan yang melanda bursa-bursa kawasan Asia.

Beberapa saham berkapitalisasi besar yang mengalami tekanan pada perdagangan sesi pertama hari ini di antaranya ADRO (-4,3 persen), EMAS (-3,7 persen), serta CUAN (-1,7 persen).

"Memberi tambahan tekanan pada pasar," tulis riset tersebut.

Tags

Terkini