Purbaya Sebut Perekonomian Global Bakal Menguat pada 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:25:32 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengutarakan perekonomian global diproyeksikan bakal kembali menguat pada 2027 usai dibayangi beraneka ketidakpastian.

Proyeksi itu berpatokan pada estimasi beberapa lembaga internasional, di antaranya Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), serta Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

“Konflik di Timur Tengah, khususnya eskalasi ketegangan Amerika Serikat, Israel, Iran, masih bergejolak sehingga terus membayangi kinerja pertumbuhan ekonomi dan perdagangan global tahun 2026. Berbagai lembaga internasional, Bank Dunia, IMF, dan OECD memproyeksikan perekonomian global akan kembali meningkat pada tahun 2027,” kata Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Walaupun perekonomian dunia masih dihadapkan pada ketidakpastian, di depan jajaran anggota DPR RI, Purbaya menegaskan performa ekonomi Indonesia berada dalam kondisi yang tetap solid.

Laju ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 tercatat tumbuh sebesar 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy), lantas pertumbuhan ekonomi pada semester I 2026 menyentuh angka 5,45 persen.

Akselerasi pertumbuhan tersebut antara lain disokong oleh kenaikan investasi yang tumbuh 6,87 persen.

Ditinjau dari aspek permintaan, aktivitas ekonomi didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,06 persen serta konsumsi pemerintah yang melonjak 15,97 persen seiring berjalannya berbagai agenda program prioritas pemerintah.

Sementara dari sisi penawaran, penguatan performa pada sektor perdagangan, konstruksi, hingga komunikasi turut menyokong pertumbuhan ekonomi.

“Pemerintah memandang bahwa perekonomian Indonesia memiliki fundamental yang kuat dan stabil, meskipun masih dihadapkan pada berbagai tantangan dan ketidakpastian global,” ujar Bendahara Negara itu.

Kendati demikian, Menkeu Purbaya mengingatkan hadirnya sejumlah potensi risiko global, mencakup dinamika geopolitik, fluktuasi harga energi serta komoditas, fragmentasi perdagangan dunia, hingga arah kebijakan moneter dan perdagangan dari negara-negara maju.

Menurut pandangannya, deretan faktor tersebut bakal menjadi tantangan yang terus dipantau pemerintah demi menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Tags

Terkini