Resmi Jadi Oxala Energy, Emiten PIPA Bersiap Ekspansi ke Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:27:32 WIB
PIPA Ganti Nama Jadi Oxala Energy, Siapkan Aksi Rights Issue [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) telah resmi mengubah nama perseroan menjadi PT Oxala Energy International Tbk. setelah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Kedua yang dilaksanakan pada Rabu (8/7/2026). 

Perubahan identitas tersebut merupakan rangkaian dari transformasi perseroan untuk berekspansi ke sektor energi pasca adanya pergantian pemegang saham pengendali (PSP).

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham juga memberikan persetujuan terkait perubahan domisili perseroan serta peningkatan modal dasar sebagai langkah persiapan aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue).

Direktur Perseroan, Noprian, menyatakan bahwa perubahan nama menjadi PT Oxala Energy International Tbk. merepresentasikan babak baru perusahaan seiring dengan penguatan tata kelola dan kesiapan untuk memasuki lini bisnis energi.

"Hasil RUPSLB merupakan langkah administratif penting dalam rangkaian persiapan transformasi Perseroan. Kami akan melanjutkan proses ini dengan tata kelola yang cermat dan transparan, sejalan dengan ketentuan yang berlaku," ujar Noprian dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Selain perubahan nama, pemegang saham juga menyetujui perpindahan kedudukan hukum perseroan dari Kota Tangerang, Banten, ke Jakarta Selatan. Manajemen menjelaskan bahwa langkah administratif tersebut ditujukan untuk mendukung koordinasi operasional dalam melaksanakan agenda transformasi bisnis.

Selanjutnya, pemegang saham juga menyetujui peningkatan modal dasar dari Rp200 miliar menjadi Rp274 miliar. Dengan demikian, jumlah saham dalam modal dasar meningkat dari 10 miliar menjadi 13,7 miliar saham. 

Perseroan menyatakan bahwa peningkatan modal dasar ini adalah bagian dari penataan struktur permodalan untuk mendukung rencana rights issue yang akan digunakan membiayai ekspansi ke sektor energi.

Transformasi ini merupakan kelanjutan dari masuknya PT Morris Capital Indonesia (MCI) sebagai pengendali pada Oktober 2025. Noprian menambahkan bahwa manajemen akan melanjutkan kajian dan uji tuntas terhadap rencana penyertaan pada entitas sektor energi sebelum diajukan kembali kepada pemegang saham dalam RUPSLB berikutnya.

"Dengan disetujuinya seluruh agenda RUPSLB Kedua tersebut, manajemen menilai tingkat kepastian perseroan untuk merealisasikan rights issue dan ekspansi ke sektor energi pada tahun ini semakin meningkat," paparnya.

Terkini