Mitratel Tebar Dividen Rp2,07 Triliun, Simak Jadwal Lengkapnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:45:31 WIB
MTEL Bagikan Dividen Rp25,6 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) atau Mitratel segera memasuki fase cum dividen di pasar reguler serta negosiasi pada 6 Juli 2026 pasca-persetujuan pemegang saham terkait pendistribusian dividen tunai senilai total Rp2,07 triliun.

Merujuk pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Mitratel menetapkan nilai dividen tunai di angka Rp25,6457 per lembar saham atau dengan akumulasi nilai mencapai Rp2.076.967.319.669. Adapun jadwal pembagian dividen tunai MTEL adalah sebagai berikut:

Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 6 Juli 2026

Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 7 Juli 2026

Cum dividen pasar tunai: 8 Juli 2026

Recording date (DPS): 8 Juli 2026 pukul 16.15 WIB

Ex dividen pasar tunai: 9 Juli 2026

Pembayaran dividen: 31 Juli 2026

Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Mitratel pada 30 Juni 2026 telah merestui pendistribusian dividen sebesar Rp2,07 triliun atau ekuivalen 98% dari perolehan laba bersih tahun buku 2025. 

Pihak manajemen MTEL menyatakan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di industri, sekaligus menandai tahun kedua berturut-turut perseroan membagikan dividen dengan rasio 98%.

Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko mengemukakan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 menjadi landasan bagi perseroan guna melanjutkan ekspansi bisnis sekaligus memelihara komitmen pengembalian nilai bagi para pemegang saham.

"Kami terus menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai bagi pemegang saham melalui dividen yang konsisten, investasi pada peluang pertumbuhan baru, dan transformasi menuju Next-Generation Tower Company. Dengan fondasi tersebut, kami optimistis dapat terus memperkuat kepemimpinan Mitratel sebagai perusahaan infrastruktur digital terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara," ujar Theodorus.

Sepanjang 2025, MTEL mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,53 triliun, EBITDA senilai Rp7,83 triliun, serta laba bersih mencapai Rp2,12 triliun.

 Perseroan juga mengerek tenancy ratio menjadi 1,57 kali dan memperluas jaringan serat optik via penambahan 6.160 kilometer secara organik, sehingga total jaringan mencapai 57.199 kilometer.

 Sejalan dengan ekspansi tersebut, fiber billable length naik menjadi 70.618 kilometer yang mendorong pertumbuhan pendapatan segmen fiber optik sebesar 18,1% secara tahunan. 

Dengan portofolio lebih dari 40.000 menara telekomunikasi dan jaringan fiber optik yang kian masif, Mitratel membidik penguatan posisi sebagai korporasi infrastruktur telekomunikasi digital terdepan di Indonesia.

Terkini