KAI Group Angkut 214 Juta Penumpang, KA Jarak Jauh Naik 9,9%

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:38:01 WIB
Mobilitas Meningkat, KAI Group Layani 214 Juta Penumpang per Mei 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan bahwa selama periode Januari–Mei 2026 telah melayani 214,05 juta penumpang, meningkat 7,2% dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya yakni 199,66 juta penumpang. 

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa kenaikan tersebut mengindikasikan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan, baik untuk aktivitas harian, pekerjaan, pendidikan, maupun wisata dan libur akhir pekan. Pertumbuhan ini tercatat terjadi hampir di seluruh layanan di bawah naungan KAI Group.

"Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan harian, keluarga, pendidikan, pekerjaan, wisata, serta perjalanan akhir pekan," kata Anne dalam keterangannya, dikutip Selasa (23/6/2026).

Dia merinci bahwa volume penumpang terbesar masih disumbang oleh KAI Commuter dengan total 169,05 juta orang. 

Selanjutnya, layanan kereta api jarak jauh dan lokal melayani 24,37 juta penumpang, LRT Jabodebek sebanyak 13,21 juta penumpang, KAI Bandara 2,91 juta penumpang, Kereta Cepat Whoosh 2,42 juta penumpang, serta LRT Sumsel sebanyak 1,82 juta penumpang. Selain itu, layanan KA Makassar–Parepare mencatat 145.735 penumpang dan KAI Wisata melayani 131.843 penumpang dalam lima bulan pertama tahun ini.

Anne menjelaskan bahwa pertumbuhan paling menonjol terjadi pada layanan kereta api jarak jauh dan lokal. Sepanjang Januari–Mei 2026, jumlah penumpang mencapai 24,37 juta orang atau melonjak 9,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 22,17 juta penumpang. 

Tren positif ini berlanjut pada Mei 2026, di mana jumlah penumpang KA jarak jauh dan lokal mencapai 5,15 juta orang, naik 15,6% dibanding Mei 2025 yang sebanyak 4,46 juta penumpang.

Di samping itu, peningkatan mobilitas mulai terlihat di sejumlah stasiun baru. Selama Januari–Mei 2026, sembilan stasiun baru mencatat total 184.136 penumpang. Stasiun dengan aktivitas tertinggi adalah Wonogiri (63.667 penumpang), Kayutanam (52.475 penumpang), dan Sicincin (41.681 penumpang). 

Stasiun lainnya yakni Sukoharjo, Solo Kota, Comal, Pasarnguter, Plabuan, dan Rajapolah juga menunjukkan geliat aktivitas.

Khusus Stasiun Comal di Daerah Operasi 4 Semarang, terjadi lonjakan signifikan dari yang sebelumnya tidak melayani penumpang menjadi 6.135 penumpang sepanjang Januari–Mei 2026. 

Anne menuturkan bahwa meningkatnya mobilitas penumpang turut memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha di sekitar stasiun.

"Di balik satu tiket kereta api, ada banyak tangan kecil yang ikut merasakan manfaatnya. Ada pedagang bekal, penjual kopi, warung sarapan, pengemudi transportasi lanjutan, pembuat camilan daerah, sampai pelaku UMK oleh-oleh. Ketika penumpang datang ke stasiun, yang hidup bukan cuma perjalanan, tetapi juga harapan banyak keluarga," katanya.

 

Terkini