Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Peran Siswa dan Aparat dalam Bersihkan Sampah Bali

Selasa, 03 Februari 2026 | 08:32:55 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Peran Siswa dan Aparat dalam Bersihkan Sampah Bali

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti masalah lingkungan di Bali yang kotor akibat sampah dan mendorong keterlibatan siswa sekolah dalam kegiatan pembersihan. Hal ini disampaikan saat Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin.

Kondisi Bali dan Dampaknya pada Pariwisata

Prabowo mengungkapkan kondisi pantai Bali penuh sampah saat dirinya bertemu sejumlah tokoh di Korea Selatan. Ia menekankan, kondisi ini bisa menurunkan minat wisatawan dan berdampak pada sektor pariwisata yang menjadi penyerap lapangan kerja utama.

Ia meminta gubernur dan bupati di Bali menggerakkan siswa SD, SMP, dan SMA untuk terlibat dalam kerja bakti membersihkan lingkungan. Kegiatan pembersihan bisa dilakukan di akhir pekan atau hari-hari tertentu secara rutin agar hasilnya terasa nyata.

Presiden juga menekankan pentingnya kerja nyata, bukan pendekatan seremonial atau saling menyalahkan. Upaya pembersihan harus melibatkan pemerintah daerah, aparat TNI dan Polri, serta badan usaha milik negara.

Inisiatif Pemerintah Pusat dan Strategi Pengelolaan Sampah

Pemerintah pusat siap memimpin dan mendukung langkah-langkah penanganan sampah demi kepentingan masyarakat. Prabowo mencontohkan, anak sekolah bisa melakukan korve 10–30 menit di pagi hari, sementara instansi menyediakan gerobak dan truk sampah.

Ia juga mengumumkan rencana pembangunan 34 proyek pengolahan sampah menjadi energi di 34 kota. Proyek ini ditargetkan mulai dibangun segera dan beroperasi dalam dua tahun, sebagai solusi jangka menengah mengurangi beban sampah.

Kebersihan lingkungan, menurut Prabowo, merupakan syarat penting bagi keberlanjutan pariwisata dan kesehatan masyarakat. Pemerintah berencana meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI, yang menekankan peran aktif seluruh instansi pemerintah menjaga lingkungan.

Gerakan Nasional Bersih Sampah di Berbagai Instansi

Prabowo memerintahkan Dandim, Danrem, dan kepolisian untuk menggerakkan korve secara rutin. Semua BUMN diminta melibatkan ribuan anak buahnya untuk membersihkan area kerja dan sekitarnya.

Setiap kantor kementerian dan lembaga diminta melakukan korve setengah jam sebelum aktivitas dimulai. Presiden menekankan, menteri pun harus memimpin langsung agar komitmen terhadap kebersihan tercapai.

Ia menekankan perang terhadap sampah harus nyata dan terukur, dimulai dari lingkungan sekitar instansi pemerintah. Dengan keterlibatan semua pihak, kebersihan Bali dan kota-kota lain di Indonesia diharapkan meningkat signifikan.

Prabowo menegaskan bahwa peran anak sekolah dan aparat penting dalam menciptakan budaya kebersihan. Kegiatan ini juga bisa menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini bagi generasi muda.

Pelibatan siswa dalam kerja bakti di pantai maupun fasilitas publik diharapkan menjadi kebiasaan rutin. Upaya ini tidak hanya membersihkan, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab sosial dan kebanggaan terhadap lingkungan sendiri.

Langkah pemerintah pusat dan daerah harus terkoordinasi untuk memastikan program pembersihan berjalan efektif. Sinergi ini mencakup aparat keamanan, BUMN, sekolah, dan masyarakat luas.

Prabowo mengingatkan, program ini bukan sekadar formalitas, melainkan aksi nyata untuk menjaga keindahan dan kesehatan lingkungan. Kebersihan menjadi fondasi untuk pariwisata yang berkelanjutan dan kehidupan masyarakat yang lebih sehat.

Gerakan ini diharapkan memberi dampak positif jangka panjang, termasuk menurunkan volume sampah yang masuk ke TPA. Strategi ini sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah dan mengelola sampah.

Dengan keterlibatan aktif berbagai pihak, diharapkan Bali kembali bersih dan ramah bagi wisatawan. Hal ini juga menjadi langkah konkret menjaga citra Indonesia di mata internasional.

Prabowo menegaskan, kebersihan harus menjadi prioritas di setiap tingkatan pemerintahan. Anak sekolah, aparat, dan pegawai BUMN diharapkan rutin melakukan korve agar lingkungan selalu terjaga.

Pemerintah pusat menyiapkan dukungan logistik seperti gerobak dan truk untuk mempermudah kegiatan pembersihan. Dengan langkah ini, aktivitas korve diharapkan berjalan lancar dan memberi hasil yang signifikan.

Gerakan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk penanganan sampah. Sinergi antara pemerintah, sekolah, aparat, dan BUMN diharapkan menjadi model nasional.

Prabowo menekankan, semua pihak harus konsisten memimpin aksi bersih-bersih. Keseriusan ini menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam mengatasi persoalan lingkungan secara nyata.

Terkini