Jadwal Terbaru KRL Solo–Jogja Februari 2026 Bertambah Perjalanan dan Makin Fleksibel

Senin, 02 Februari 2026 | 10:38:21 WIB
Jadwal Terbaru KRL Solo–Jogja Februari 2026 Bertambah Perjalanan dan Makin Fleksibel

JAKARTA - Perjalanan komuter antara Solo dan Yogyakarta kini semakin praktis berkat pembaruan jadwal yang mulai diterapkan pada awal tahun ini. Perubahan ini membawa kabar baik bagi penumpang harian maupun wisatawan yang mengandalkan KRL sebagai moda transportasi utama di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Ada yang menarik dari Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025, khususnya untuk Daerah Operasional 6 Jogja. Mulai 1 Februari 2025, jadwal KRL Solo–Jogja mengalami perubahan dengan penambahan tiga jadwal keberangkatan.

Dengan demikian, total perjalanan relasi Solo–Jogja menjadi 27 kali sehari, meningkat dari sebelumnya 24 perjalanan. Penambahan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Kabar baik untuk Gapeka 2025 ini perjalanan Commuterline Yogya–Palur kini bertambah jadi 27 perjalanan. Begitu juga Commuterline Prameks, yang kini memiliki 10 perjalanan,” tulis PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dalam keterangan resmi yang diunggah di akun Instagram @commuterline pada 28 Januari 2025.

Informasi tersebut menjadi penanda bahwa layanan KRL di wilayah ini terus mengalami penguatan. Penambahan perjalanan juga menunjukkan komitmen operator dalam meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas pengguna jasa.

Dari total 27 perjalanan sehari, 12 keberangkatan dilakukan dari Stasiun Palur menuju Stasiun Tugu Jogja. Sementara itu, untuk arah sebaliknya, dari Stasiun Tugu Jogja menuju Stasiun Palur, tersedia 15 perjalanan.

Komposisi jumlah perjalanan ini disesuaikan dengan pola pergerakan penumpang yang lebih padat di salah satu arah. Penyesuaian tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jam-jam sibuk.

Selain terdapat tambahan perjalanan, jadwal terbaru KRL Solo–Jogja pun mengalami pergeseran. Perubahan waktu keberangkatan ini dilakukan agar lebih sinkron dengan kebutuhan perjalanan masyarakat.

Untuk memantau jadwal keberangkatan KRL Solo–Jogja, penumpang dapat menggunakan aplikasi Access by KAI melalui menu Commuter Line. Selain itu, ada juga pilihan aplikasi sejenis seperti KRL Akses dan C-Access yang dikembangkan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

Kehadiran berbagai aplikasi tersebut memudahkan masyarakat memperoleh informasi real-time mengenai jadwal dan keberangkatan. Dengan demikian, perencanaan perjalanan dapat dilakukan dengan lebih efektif.

Rute KRL Solo–Jogja sendiri dimulai dari Stasiun Palur, Solo Jebres, Solo Balapan, Purwosari, Gawok, Delanggu, Ceper, Klaten, Srowot, Brambanan, Maguwo, Lempuyangan, dan pemberhentian terakhir tiba di Stasiun Tugu Jogja. Rute ini melintasi kawasan permukiman, pusat aktivitas ekonomi, serta daerah wisata yang ramai dikunjungi.

Jalur tersebut menjadikan KRL sebagai pilihan utama transportasi publik yang terjangkau dan efisien. Tidak hanya pekerja harian, wisatawan pun memanfaatkan layanan ini untuk menjelajahi kawasan Solo dan Yogyakarta.

Tambahan Perjalanan dan Dampaknya bagi Mobilitas Penumpang

Penambahan tiga perjalanan harian pada layanan KRL Solo–Jogja memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran mobilitas penumpang. Dengan lebih banyak jadwal keberangkatan, waktu tunggu antar kereta menjadi lebih singkat.

Kondisi ini sangat membantu penumpang yang memiliki aktivitas rutin di pagi dan sore hari. Penambahan perjalanan juga memberikan alternatif waktu keberangkatan yang lebih fleksibel bagi pengguna jasa.

Bagi masyarakat yang bekerja di salah satu kota dan tinggal di kota lainnya, peningkatan frekuensi perjalanan ini menjadi solusi yang praktis. Mereka dapat menyesuaikan jam berangkat dan pulang tanpa harus menunggu lama di stasiun.

Wisatawan pun merasakan manfaat yang sama karena pilihan jadwal semakin beragam. Hal ini mendukung pergerakan wisata antarwilayah yang lebih lancar dan nyaman.

Selain itu, peningkatan jumlah perjalanan juga berdampak pada distribusi penumpang di setiap rangkaian kereta. Dengan jadwal yang lebih rapat, kepadatan di dalam gerbong dapat ditekan.

Pengurangan kepadatan tersebut tentu berdampak positif terhadap kenyamanan dan keselamatan perjalanan. Penumpang dapat menikmati perjalanan dengan ruang gerak yang lebih lega.

Pergeseran jadwal yang diterapkan juga bertujuan menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Jam keberangkatan tertentu diatur agar lebih sesuai dengan pola aktivitas masyarakat.

Dengan sistem penjadwalan yang lebih adaptif, layanan KRL diharapkan semakin diminati. Hal ini sekaligus memperkuat peran transportasi publik dalam mendukung mobilitas berkelanjutan.

Rute dan Stasiun yang Dilalui KRL Solo–Jogja

Rute KRL Solo–Jogja mencakup sejumlah stasiun penting yang menjadi titik aktivitas masyarakat. Jalur ini dimulai dari Stasiun Palur sebagai titik awal perjalanan.

Setelah itu, kereta melanjutkan perjalanan ke Stasiun Solo Jebres dan Solo Balapan. Kedua stasiun ini merupakan simpul transportasi utama di Kota Surakarta.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Stasiun Purwosari dan Gawok. Kedua stasiun tersebut melayani kawasan permukiman dan pusat kegiatan ekonomi.

Setelah itu, KRL berhenti di Stasiun Delanggu dan Ceper. Stasiun-stasiun ini melayani penumpang dari wilayah pinggiran yang menuju pusat kota.

Stasiun berikutnya adalah Klaten, yang menjadi salah satu stasiun dengan jumlah penumpang cukup tinggi. Kawasan ini juga menjadi titik transit bagi masyarakat dari daerah sekitarnya.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Stasiun Srowot dan Brambanan. Stasiun Brambanan dikenal sebagai pintu masuk menuju kawasan wisata candi yang terkenal.

Setelah itu, KRL berhenti di Stasiun Maguwo dan Lempuyangan. Kedua stasiun ini berada di wilayah Yogyakarta dan menjadi titik akses menuju pusat kota.

Pemberhentian terakhir adalah Stasiun Tugu Jogja yang terletak di jantung Kota Yogyakarta. Stasiun ini terhubung dengan berbagai moda transportasi lanjutan.

Dengan rute yang melintasi banyak kawasan strategis, KRL Solo–Jogja menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat. Jalur ini menghubungkan pusat kota, kawasan permukiman, hingga daerah wisata dalam satu jaringan transportasi publik.

Jadwal KRL Solo–Jogja Akhir Pekan 7 dan 8 Februari 2026

Berikut jadwal KRL Solo–Jogja akhir pekan ini, Sabtu dan Minggu, 7 dan 8 Februari 2026. Jadwal ini dikutip dari laman resmi KRL Access dan KAI Commuter.

Untuk keberangkatan dari Stasiun Palur, kereta berangkat pukul 05.00 WIB, 06.05 WIB, 07.15 WIB, 08.56 WIB, 10.40 WIB, 12.50 WIB, 13.43 WIB, 15.35 WIB, 16.35 WIB, 18.05 WIB, 19.45 WIB, dan 20.42 WIB. Jadwal tersebut memberikan pilihan waktu yang cukup merata dari pagi hingga malam hari.

Dari Stasiun Jebres, kereta berangkat pukul 05.06 WIB, 06.11 WIB, 07.21 WIB, 09.02 WIB, 10.46 WIB, 12.56 WIB, 13.49 WIB, 15.41 WIB, 16.41 WIB, 18.11 WIB, 19.51 WIB, dan 20.48 WIB. Penumpang dapat menyesuaikan keberangkatan dengan jadwal aktivitas masing-masing.

Dari Stasiun Solo Balapan, keberangkatan tersedia pukul 05.13 WIB, 06.18 WIB, 07.27 WIB, 09.08 WIB, 10.52 WIB, 13.03 WIB, 13.55 WIB, 15.48 WIB, 16.47 WIB, 18.19 WIB, 20.01 WIB, dan 20.54 WIB. Jadwal ini mencakup rentang waktu yang cukup panjang sepanjang hari.

Dari Stasiun Purwosari, kereta berangkat pukul 05.18 WIB, 06.23 WIB, 07.32 WIB, 09.13 WIB, 10.57 WIB, 13.08 WIB, 14.00 WIB, 15.53 WIB, 16.52 WIB, 18.24 WIB, 20.06 WIB, dan 20.59 WIB. Penumpang dari wilayah ini dapat memanfaatkan jadwal pagi hingga malam.

Dari Stasiun Gawok, keberangkatan tercatat pukul 05.26 WIB, 06.31 WIB, 07.40 WIB, 09.20 WIB, 11.04 WIB, 13.16 WIB, 14.07 WIB, 16.01 WIB, 16.59 WIB, 18.31 WIB, 20.14 WIB, dan 21.06 WIB. Jadwal tersebut mendukung mobilitas masyarakat yang tinggal di kawasan pinggiran.

Dari Stasiun Delanggu, kereta berangkat pukul 05.32 WIB, 06.37 WIB, 07.46 WIB, 09.26 WIB, 11.10 WIB, 13.22 WIB, 14.13 WIB, 16.07 WIB, 17.05 WIB, 18.37 WIB, 20.20 WIB, dan 21.12 WIB. Jadwal ini memungkinkan perjalanan sejak pagi hingga malam hari.

Dari Stasiun Ceper, keberangkatan tersedia pukul 05.39 WIB, 06.44 WIB, 07.53 WIB, 09.46 WIB, 11.17 WIB, 13.29 WIB, 14.20 WIB, 16.14 WIB, 17.12 WIB, 18.44 WIB, 20.27 WIB, dan 21.19 WIB. Penumpang dapat memilih waktu yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan mereka.

Dari Stasiun Klaten, kereta berangkat pukul 05.48 WIB, 06.53 WIB, 08.02 WIB, 09.55 WIB, 11.26 WIB, 13.38 WIB, 14.29 WIB, 16.23 WIB, 17.21 WIB, 18.53 WIB, 20.36 WIB, dan 21.28 WIB. Jadwal ini menjadi pilihan utama bagi penumpang dari kawasan Klaten dan sekitarnya.

Dari Stasiun Srowot, keberangkatan tercatat pukul 05.55 WIB, 07.00 WIB, 08.09 WIB, 10.02 WIB, 11.33 WIB, 13.45 WIB, 14.36 WIB, 16.30 WIB, 17.28 WIB, 19.00 WIB, 20.43 WIB, dan 21.35 WIB. Penumpang dapat memanfaatkan jadwal ini untuk perjalanan pagi hingga malam.

Dari Stasiun Brambanan, kereta berangkat pukul 06.01 WIB, 07.06 WIB, 08.15 WIB, 10.08 WIB, 11.39 WIB, 13.52 WIB, 14.42 WIB, 16.36 WIB, 17.34 WIB, 19.06 WIB, 20.49 WIB, dan 21.41 WIB. Jadwal ini sangat membantu wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan wisata sekitar candi.

Dari Stasiun Maguwo, keberangkatan tersedia pukul 06.10 WIB, 07.15 WIB, 08.24 WIB, 10.16 WIB, 11.47 WIB, 14.00 WIB, 14.50 WIB, 16.44 WIB, 17.42 WIB, 19.14 WIB, 20.57 WIB, dan 21.49 WIB. Penumpang dari kawasan ini dapat memanfaatkan layanan menuju pusat kota Yogyakarta.

Dari Stasiun Lempuyangan, kereta berangkat pukul 06.19 WIB, 07.25 WIB, 08.35 WIB, 10.23 WIB, 11.55 WIB, 14.08 WIB, 15.01 WIB, 16.52 WIB, 17.49 WIB, 19.21 WIB, 21.05 WIB, dan 21.57 WIB. Jadwal tersebut melayani penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Tugu Jogja.

Kereta tiba di Stasiun Tugu Jogja pada pukul 06.23 WIB, 07.29 WIB, 08.39 WIB, 10.27 WIB, 11.59 WIB, 14.12 WIB, 15.06 WIB, 16.56 WIB, 17.55 WIB, 19.25 WIB, 21.09 WIB, dan 22.01 WIB. Kedatangan terakhir pada malam hari memberikan opsi perjalanan hingga larut waktu.

Demikian informasi mengenai jadwal KRL Solo–Jogja akhir pekan ini, Sabtu dan Minggu, 7 dan 8 Februari 2026. Semoga bermanfaat bagi penumpang yang sedang merencanakan perjalanan.

Terkini