Prabowo Buka Suara Terkait Peran Polisi dan Tentara Urus Sawah

Prabowo Buka Suara Terkait Peran Polisi dan Tentara Urus Sawah
Sebut Sektor Strategis, Prabowo Singgung Polisi-Tentara Urus Pangan [FOTO: NET].

JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan tanggapan mengenai keberadaan personel polisi dan tentara di Indonesia yang ikut mengelola urusan pangan. Berdasarkan pandangannya, bidang tersebut merupakan sektor yang sangat strategis. Oleh karena itu, keterlibatan aparat tentara dan polisi dinilai sangat diperlukan.

Pernyataan itu diutarakan oleh Prabowo ketika menyampaikan arahan resmi dalam agenda Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII pada Rabu (24/6/2026) di Gorontalo.

Pada awalnya, Prabowo menjabarkan bahwa saat ini Indonesia sedang fokus bergerak menuju swasembada pangan. Negara pun telah dinilai sukses mengoptimalkan hasil panen komoditas pokok seperti beras dan jagung secara maksimal.

"Produksi beras dan jagung kita adalah yang tertinggi sepanjang negara kita berdiri. Ini adalah akibat kerja keras saudara-saudara sekalian. Ini adalah prestasi pertanian Indonesia," ujar Prabowo

Prabowo selanjutnya menghaturkan rasa hormat dan apresiasinya kepada tim kerja yang dinakhodai oleh jajaran tokoh penting, mulai dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, hingga turut menyertakan Panglima TNI.

"Hanya di Indonesia polisi mengurus pertanian. Hanya mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah. Hanya di Indonesia angkatan udara menanam tebu," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan kembali bahwa bidang pangan tersebut memang berstatus sebagai lini yang krusial. Kontribusi dari beraneka ragam elemen masyarakat itu dipercaya bakal sanggup menggenjot performa ketahanan pangan nasional.

"Tetapi ini strategis. Indonesia akan bangkit dengan hebat menjadi negara yang hebat," tutur Prabowo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index