BBM Pertamina

Update Harga BBM Pertamina Terbaru 6 Maret 2026 di Seluruh Indonesia, Pertamax dan Dex Series Naik

Update Harga BBM Pertamina Terbaru 6 Maret 2026 di Seluruh Indonesia, Pertamax dan Dex Series Naik
Update Harga BBM Pertamina Terbaru 6 Maret 2026 di Seluruh Indonesia, Pertamax dan Dex Series Naik

JAKARTA - Perubahan harga bahan bakar minyak kembali menjadi perhatian masyarakat di berbagai daerah di Indonesia pada awal Maret 2026. Penyesuaian ini dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) terhadap sejumlah produk BBM nonsubsidi yang dijual di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kenaikan harga tersebut mulai berlaku pada Jumat, 6 Maret 2026 dan mencakup berbagai jenis BBM seperti Pertamax Series hingga Dex Series. Sementara itu, untuk bahan bakar bersubsidi seperti Pertalite dan Bio Solar dipastikan tidak mengalami perubahan harga.

Kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Penetapan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral terkait formula harga dasar BBM.

Perubahan harga dilakukan sebagai bagian dari mekanisme penyesuaian yang berlaku secara nasional. Dengan demikian, masyarakat di berbagai wilayah dapat mengetahui harga terbaru BBM sesuai dengan daerah masing-masing.

Dasar Kebijakan Penyesuaian Harga BBM

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang dilakukan Pertamina berlandaskan regulasi pemerintah yang berlaku. Aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Keputusan ini merupakan perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum. Kebijakan tersebut mengatur jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Melalui aturan ini, harga BBM nonsubsidi dapat mengalami penyesuaian mengikuti dinamika harga energi global. Oleh karena itu, penyesuaian harga menjadi bagian dari mekanisme yang telah diatur pemerintah.

Pertamina kemudian menerapkan formula tersebut dalam penentuan harga produk BBM nonsubsidi yang dijual di SPBU seluruh Indonesia. Setiap wilayah memiliki rincian harga yang dapat berbeda tergantung kebijakan daerah dan komponen pajak.

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Pertamax hingga Dex Series

Berdasarkan pengumuman Pertamina, seluruh produk BBM nonsubsidi mengalami kenaikan harga pada bulan ini. Kenaikan tersebut berlaku untuk produk Pertamax Series maupun Dex Series.

Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax saat ini dijual Rp12.300 per liter. Harga tersebut mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp11.800 per liter.

Selain itu, Pertamax Turbo juga mengalami penyesuaian harga menjadi Rp13.100 per liter dari sebelumnya Rp12.700 per liter. Produk Pertamax Green 95 kini dijual Rp12.900 per liter setelah sebelumnya berada di angka Rp12.450 per liter.

Pada jenis bahan bakar diesel nonsubsidi juga terjadi kenaikan harga. Dexlite naik menjadi Rp14.200 per liter dari sebelumnya Rp13.250 per liter.

Sementara itu, Pertamina Dex kini dijual Rp14.500 per liter dari harga sebelumnya Rp13.500 per liter. Penyesuaian harga ini berlaku di berbagai wilayah dengan perbedaan harga sesuai kebijakan daerah.

Harga BBM Subsidi Tetap Tidak Berubah

Di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi, pemerintah memastikan harga bahan bakar subsidi tidak mengalami perubahan. Hal ini berlaku untuk Pertalite maupun Bio Solar.

Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter di seluruh wilayah Indonesia. Harga tersebut masih dipertahankan agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

Selain Pertalite, harga Bio Solar juga tidak mengalami penyesuaian. Saat ini Bio Solar tetap berada di angka Rp6.800 per liter.

Kebijakan ini membuat dua jenis BBM subsidi tersebut tetap stabil di tengah perubahan harga bahan bakar lainnya. Pemerintah mempertahankan harga tersebut guna menjaga daya beli masyarakat.

Rincian Harga BBM Pertamina di Berbagai Wilayah Indonesia

Harga BBM Pertamina di wilayah Aceh dan Sumatra Utara menunjukkan rincian yang berbeda dibandingkan daerah lain. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Pertamax berada di angka Rp12.600 per liter.

Pertamax Turbo di wilayah ini dijual Rp13.350 per liter. Sementara itu Dexlite berada di harga Rp14.500 per liter dan Pertamina Dex Rp14.800 per liter.

Untuk jenis Solar di wilayah tersebut tetap dijual Rp6.800 per liter. Harga ini mengikuti ketentuan bahan bakar bersubsidi yang masih dipertahankan pemerintah.

Di wilayah Free Trade Zone (FTZ) Sabang harga BBM memiliki perbedaan tersendiri. Pertalite dijual Rp10.000 per liter sedangkan Pertamax Rp11.550 per liter.

Dexlite di FTZ Sabang dijual Rp13.250 per liter. Sementara Solar tetap berada pada angka Rp6.800 per liter.

Di Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau harga Pertamax berada di angka Rp12.900 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.650 per liter dan Dexlite Rp14.800 per liter.

Pertamina Dex di wilayah ini dijual Rp15.100 per liter. Sedangkan Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Solar Rp6.800 per liter.

Wilayah FTZ Batam juga memiliki harga BBM yang berbeda. Pertamax dijual Rp11.750 per liter dan Pertamax Turbo Rp12.400 per liter.

Dexlite di daerah tersebut berada pada harga Rp13.450 per liter. Sementara Pertamina Dex dijual Rp13.800 per liter dengan Solar tetap Rp6.800 per liter.

Untuk wilayah Bengkulu, Sumatra Selatan, Jambi, Bangka Belitung, dan Lampung harga Pertamax tercatat Rp12.600 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.350 per liter.

Dexlite di wilayah ini berada di angka Rp14.500 per liter. Pertamina Dex dijual Rp14.800 per liter sementara Solar tetap Rp6.800 per liter.

Di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur harga Pertamax berada di angka Rp12.300 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.100 per liter dan Pertamax Green 95 Rp12.900 per liter.

Dexlite di wilayah ini dijual Rp14.200 per liter. Sementara Pertamina Dex berada di harga Rp14.500 per liter dan Solar tetap Rp6.800 per liter.

Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat harga Pertamax juga berada di angka Rp12.300 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.100 per liter.

Dexlite di wilayah tersebut dijual Rp14.200 per liter. Pertamina Dex berada pada harga Rp14.500 per liter dan Solar tetap Rp6.800 per liter.

Di wilayah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur harga Pertamax berada di angka Rp12.600 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.300 per liter.

Dexlite di wilayah ini dijual Rp14.500 per liter. Pertamina Dex berada di angka Rp14.800 per liter dan Solar tetap Rp6.800 per liter.

Untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara harga Pertamax berada di angka Rp12.900 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.650 per liter.

Dexlite di wilayah tersebut dijual Rp14.800 per liter. Pertamina Dex berada pada angka Rp15.100 per liter dan Solar tetap Rp6.800 per liter.

Di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat harga Pertamax berada di angka Rp12.600 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.350 per liter.

Dexlite di wilayah tersebut dijual Rp14.500 per liter. Pertamina Dex berada di angka Rp14.800 per liter dengan Solar tetap Rp6.800 per liter.

Untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara harga Pertamax berada di angka Rp12.600 per liter. Dexlite dijual Rp14.500 per liter dan Solar tetap Rp6.800 per liter.

Di wilayah Papua harga Pertamax berada di angka Rp12.600 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.350 per liter dan Dexlite Rp14.500 per liter.

Solar di wilayah Papua tetap berada di harga Rp6.800 per liter. Sementara Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter.

Untuk wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya harga Pertamax berada di angka Rp12.600 per liter. Dexlite dijual Rp14.500 per liter dan Pertamina Dex Rp14.800 per liter.

Solar di wilayah tersebut tetap dijual Rp6.800 per liter. Pertalite juga masih berada di harga Rp10.000 per liter.

Sementara itu di Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan harga Pertamax berada di angka Rp12.600 per liter. Dexlite dijual Rp14.500 per liter dan Solar tetap Rp6.800 per liter.

Pertalite di wilayah tersebut juga tidak mengalami perubahan harga. BBM subsidi tersebut tetap dijual Rp10.000 per liter di SPBU seluruh wilayah tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index