JAKARTA - Maskapai nasional Garuda Indonesia mendapatkan rekognisi kepatuhan terbaik dalam implementasi jadwal dan rute penerbangan atau Penetapan Pelaksanaan Rute Penerbangan (PPRP) Tahun 2025. Penghargaan ini diserahkan oleh Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Purnama Pangalinan, kepada General Manager Branch Office Padang Garuda Indonesia, Boydike Kussudiarso, pada Rapat Koordinasi Wilayah, Senin, 2 Februari 2026.
Rekognisi diberikan berdasarkan evaluasi regulator terhadap tingkat kepatuhan operator penerbangan dalam menjalankan jadwal dan rute sesuai PPRP. Penilaian mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 2 Tahun 2025 dan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor 7 Tahun 2025.
Komitmen Garuda Indonesia terhadap Kepatuhan Operasional
Boydike Kussudiarso menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi regulator atas konsistensi Garuda Indonesia dalam menjaga kepatuhan operasional penerbangan. “Rekognisi ini menjadi bentuk kepercayaan dari regulator sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menjaga kepatuhan operasional, khususnya dalam pelaksanaan jadwal dan rute penerbangan,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmen tersebut sejalan dengan upaya Garuda Indonesia dalam mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan pengguna jasa penerbangan. Setiap keputusan operasional dilakukan dengan mengutamakan standar keselamatan tertinggi dan disiplin jadwal penerbangan.
Budaya Operational Excellence dan Koordinasi Intensif
Capaian kepatuhan ini didukung oleh penguatan budaya operational excellence di seluruh lini operasional Garuda Indonesia. Komunikasi dan koordinasi intensif dengan otoritas bandara menjadi bagian penting dari strategi menjaga konsistensi implementasi PPRP.
Budaya operational excellence juga mencakup perencanaan rute, kesiapan armada, serta penanganan potensi gangguan operasional secara proaktif. Pendekatan ini memastikan layanan penerbangan berjalan lancar meskipun menghadapi dinamika operasional di lapangan.
Kesiapan Armada dan Mitigasi Gangguan Operasional
Garuda Indonesia secara berkelanjutan menerapkan perawatan berkala armada untuk menjaga kesiapan penerbangan. Selain itu, maskapai juga melakukan mitigasi potensi gangguan operasional dan meningkatkan kesiapan layanan di seluruh titik penerbangan.
Perawatan berkala ini mencakup inspeksi menyeluruh, perbaikan teknis, dan optimalisasi jadwal pemeliharaan. Langkah-langkah ini dilakukan agar seluruh penerbangan tetap tepat waktu dan memenuhi standar keselamatan.
Layanan Rute Jakarta–Padang dan Keandalan Penerbangan
Saat ini, Garuda Indonesia melayani rute Jakarta–Padang pulang pergi sebanyak 32 kali per minggu. Armada Boeing 737-800 digunakan dengan konfigurasi 12 kursi kelas bisnis dan 150 kursi kelas ekonomi untuk melayani rute strategis ini.
Kepatuhan terhadap PPRP yang ditinjau secara berkala oleh otoritas bandara menjadi fondasi penting untuk memastikan keandalan layanan penerbangan. Keandalan ini memberikan keyakinan bagi penumpang bahwa setiap penerbangan dapat tiba tepat waktu dengan pelayanan optimal.
Apresiasi Regulator sebagai Motivasi Penguatan Layanan
Penghargaan dari Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang menegaskan posisi Garuda Indonesia sebagai maskapai yang konsisten dalam menjalankan aturan. Boydike menambahkan bahwa rekognisi ini mendorong Garuda untuk terus memperkuat operasional, termasuk peningkatan layanan penumpang dan manajemen rute yang efisien.
Motivasi ini sekaligus menegaskan komitmen maskapai untuk mempertahankan standar tinggi di tengah persaingan industri penerbangan nasional. Peningkatan pelayanan dan kepatuhan operasional menjadi kunci dalam menjaga reputasi dan kepercayaan publik.
Garuda Indonesia Memastikan Penerbangan Aman, Tepat Waktu, dan Nyaman
Melalui penghargaan kepatuhan PPRP ini, Garuda Indonesia membuktikan konsistensi dan profesionalisme operasionalnya. Strategi operational excellence, koordinasi intensif, kesiapan armada, dan mitigasi risiko gangguan operasional memastikan penumpang menikmati penerbangan yang aman, tepat waktu, dan nyaman.
Ke depan, Garuda Indonesia berkomitmen menjaga keandalan jadwal dan rute, sekaligus menguatkan layanan di seluruh rute domestik. Penghargaan ini menjadi tonggak penting untuk memacu inovasi dan penguatan operasional penerbangan nasional.