Pemerintah Kebut Sinkronisasi Data Penerima MBG Sebelum 5 Agustus

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:10:32 WIB
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Penerima Program MBG [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah tengah menggenjot proses sinkronisasi basis data sasaran penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG) yang mencakup kelompok kalangan pelajar sekolah, santri pesantren, ibu hamil, hingga anak usia balita.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji mengemukakan bahwa pihak pemerintah memasang target agar seluruh pendataan tersebut rampung tuntas sebelum tanggal 5 Agustus.

"Yang kedua sebelum tanggal 5 nanti pendataannya kami sinkron dari anak-anak sekolah dari (data) Kemendikdasmen, siswa pesantren (dari) Kemenag, dan ibu hamil serta balita dari kementerian kami. Sebelum tanggal 5 pendataannya nanti bisa real," ujar Wihaji dalam konferensi pers usai rapat tata kelola program MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Wihaji mengimbuhkan bahwasanya kelompok masyarakat kategori penderita stunting diposisikan sebagai salah satu fokus prioritas utama penerima manfaat MBG. 

Wihaji turut menambahkan bahwa Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga telah mengambil bagian dalam menyokong distribusi MBG bagi segmen ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul haq, menuturkan bahwasanya instansinya turut berkomitmen membantu kelancaran proses sinkronisasi data tersebut.

"Kami akan melakukan sinkronisasi dan integrasi data sebagaimana di arahan dari Pak Menko dan Bapak Kepala BGN, kami akan selesaikan di Agustus paling cepat," kata Fajar.

Fajar memaparkan bahwa pada saat ini, sekitar 80 persen populasi siswa di Indonesia telah menikmati program MBG. Dirinya menaruh harapan besar agar rampungnya sinkronisasi data ini mampu membuat sebaran distribusi program MBG menjadi jauh lebih berkualitas serta tepat sasaran.

"Kami berharap ke depan itu saarannya lebih berkualita dan menyasar daerah daerah yang jadi concern kami, daerah 3T yang tingkat stunting tinggi," ujar Fajar.

Terkini