Pisang vs Jeruk untuk Kesehatan Jantung, Mana Pilihan Terbaik?

Kamis, 09 Juli 2026 | 04:08:01 WIB
Pisang atau Jeruk yang Lebih Baik buat Jantung? Ini Kata Ahli [FOTO: NET].

JAKARTA – Pisang serta jeruk merupakan dua jenis buah-buahan yang gampang diperoleh, ramah di kantong, sekaligus kerap dijadikan opsi oleh khalayak luas untuk dikonsumsi sebagai camilan harian. Bukan hanya menawarkan sensasi rasa yang manis sekaligus menyegarkan, kedua buah ini pun telah mahfum dipahami kaya akan pasokan nutrisi yang berfaedah bagi kesehatan tubuh. 

Salah satu kegunaan yang paling sering diasosiasikan dengan kedua jenis buah ini ialah kapabilitasnya dalam menyokong kesehatan organ jantung.

Lantas, sekiranya dihadapkan pada pilihan, manakah yang menyuguhkan khasiat lebih optimal bagi kesehatan jantung antara pisang atau jeruk? Menyadur rilis dari EatingWell, seorang pakar gizi bernama Whitney Stuart, MS, RDN, CDCES, memaparkan bahwasanya tidak terdapat kesimpulan mutlak. 

Baik pisang maupun jeruk sejatinya sama-sama memendam bekal senyawa nutrisi yang berdaya guna dalam memelihara fungsi organ jantung serta pembuluh darah, hanya saja masing-masing dibekali dengan keistimewaan yang berlainan.

Khasiat Buah Pisang untuk Kesejahteraan Jantung

Pisang tersohor sebagai salah satu opsi sumber zat kalium yang melimpah. Jenis mineral makro ini memegang peranan krusial dalam menyokong regulasi tekanan darah dengan cara menetralisir dampak negatif dari zat natrium di dalam tubuh. 

Stuart menjabarkan bahwa pasokan kalium memicu tubuh untuk menyingkirkan timbunan kelebihan natrium melalui saluran urine.

 Lewat mekanisme tersebut, tingkat tekanan darah dapat senantiasa dikontrol sehingga potensi ancaman penyakit jantung maupun serangan stroke dapat ditekan.

Satu buah pisang dalam ukuran yang besar diklaim sanggup menyuplai lebih dari 10 persen dari total angka kebutuhan harian kalium bagi kalangan orang dewasa. 

Di samping kalium, buah pisang pun menyimpan muatan sekitar 3,5 gram zat serat pada tiap buahnya. Unsur serat sendiri telah terbukti membantu menstabilkan kadar kolesterol agar tetap berada di ambang sehat, sehingga berdampak positif bagi kesehatan sistem kardiovaskular.

Untuk buah pisang yang kondisinya masih agak mentah atau mengkal, terkandung zat pati resisten dalam volume yang lebih tinggi. 

Varian karbohidrat ini nantinya akan diproses lewat fermentasi oleh mikroorganisme baik di dalam usus untuk diubah menjadi asam lemak rantai pendek, yang berdaya guna memangkas kadar kolesterol sekiranya dikonsumsi secara kontinu. 

Tidak cuma itu saja, pisang juga dilengkapi beraneka jenis polifenol, seperti quercetin serta katekin, yang mengantongi karakteristik antioksidan. 

Gabungan senyawa tersebut andal dalam memproteksi pembuluh darah dari risiko kerusakan akibat paparan stres oksidatif, meredam gejala peradangan, sekaligus memperlancar sirkulasi aliran darah.

Khasiat Buah Jeruk untuk Kesejahteraan Jantung

Buah jeruk tidak kalah dalam menyuguhkan variasi nutrisi yang andal untuk memelihara fungsi kerja jantung. 

Di dalam sebutir buah jeruk, terkandung sekitar 3 gram zat serat, vitamin C, asam folat, serta komponen flavonoid alami yang populer disebut dengan hesperidin. Berdasarkan penjelasan dari pakar gizi Amy Brownstein, MS, RDN, hesperidin merupakan sejenis zat yang dominan dijumpai di dalam buah jeruk maupun produk sari jus jeruk.

Komponen flavonoid ini dipercaya memiliki kemampuan untuk menyokong kestabilan tekanan darah, merevitalisasi fungsi pembuluh darah, menyelaraskan kadar gula di dalam darah, meminimalisir peradangan, hingga membantu mengontrol kadar kolesterol tubuh. 

Demi menjaring kandungan hesperidin dalam jumlah yang lebih masif, Stuart memberikan saran agar bagian lapisan putih yang menempel pada area dalam kulit jeruk sebaiknya jangan dikupas bersih seluruhnya, lantaran pada bagian itulah sebagian besar senyawa tersebut mengendap.

Jeruk pun dibekali muatan folat yang berfungsi mengonversi homosistein agar berubah menjadi metionin. Tingginya akumulasi kadar homosistein di dalam tubuh diidentifikasi mempunyai kaitan erat terhadap melonjaknya risiko serangan penyakit jantung serta penyakit stroke. 

Sementara itu, asupan vitamin C di dalam buah jeruk memegang fungsi selaku antioksidan yang bertugas membentengi pembuluh darah dari ancaman stres oksidatif, sekaligus mengawal kinerja fungsi pembuluh darah agar tetap sehat.

Kesimpulan Pilihan Terbaik

Lalu, manakah opsi yang dinilai lebih unggul? Berdasarkan kacamata para pakar gizi, tidak ada satu jenis buah pun yang memiliki dominasi mutlak atas buah lainnya. 

Baik pisang ataupun jeruk sama-sama menyumbangkan faedah besar bagi kesehatan organ jantung lewat stimulasi kandungan nutrisi yang bervariasi. 

Buah pisang tampil lebih dominan selaku produsen kalium, serat, serta zat pati resisten, sedangkan buah jeruk memiliki keunggulan tersendiri dalam pasokan vitamin C, asam folat, serta senyawa flavonoid berupa hesperidin.

Oleh sebab itu, tindakan mengonsumsi kedua varian buah ini secara bergantian ataupun mengombinasikannya secara bersamaan justru bertransformasi menjadi langkah yang jauh lebih bijak daripada hanya terpaku memilih salah satu di antaranya. 

Perpaduan dari aneka ragam unsur nutrisi tersebut bakal saling bahu-membahu menjaga kestabilan tekanan darah, menyokong kebugaran pembuluh darah, serta memangkas risiko timbulnya gangguan penyakit kardiovaskular.

Terkini