Presiden Prabowo Resmi Luncurkan Program Mandatori Biodiesel B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 18:59:32 WIB
Prabowo Luncurkan Mandatori B50, Tekan Ketergantungan Impor BBM [FOTO: NET].

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meresmikan program Mandatori Biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Inisiatif ini diklaim sebagai tonggak sejarah penting bagi Indonesia dalam mengakhiri ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM), sekaligus meningkatkan posisi tawar negara di dunia internasional.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa gejolak geopolitik serta krisis ekonomi global saat ini tidak boleh menyurutkan semangat Indonesia. Sebaliknya, kondisi ini dijadikan sebagai momentum untuk membuktikan kedaulatan dan ketahanan energi bangsa.

Prabowo menyampaikan bahwa di tengah krisis dunia, Indonesia sejatinya memiliki kekuatan. "Kami tidak meremehkan kesulitan, tapi kami terus menyiapkan diri."

Sejak awal pemerintahannya, isu ketahanan energi menjadi prioritas utama. Presiden mengaku terus mengawasi serta mendesak jajaran kabinetnya untuk segera mencari solusi alternatif, salah satunya dengan memanfaatkan potensi kelapa sawit dalam negeri melalui program biodiesel.

"Dari sejak saya belum dilantik sampai saya dilantik, saya teruskan, saya dorong, dan saya menuntut dari tim saya kemandirian energi," ujar Prabowo, saat peluncuran Biodiesel B50, di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Komitmen tersebut membuahkan hasil nyata. Akselerasi teknologi dan produksi dari B40 menuju B50 berhasil dicapai lebih cepat dari target, bahkan melampaui estimasi awal para menteri di kabinetnya.

Peresmian ini menandai dimulainya kewajiban implementasi B50 secara nasional di sektor transportasi hingga industri. Langkah ini diharapkan mampu menjadi stimulus bagi industri sawit serta memperkuat komitmen Indonesia dalam menekan emisi karbon.

"Pada siang hari ini, hari Kamis, 9 Juli 2026, saya Prabowo Soebianto, dengan bangga saya resmikan program Mandatori Biodiesel B50," ujarnya.

Terkini