Rekomendasi Saham & Proyeksi IHSG Rabu 8 Juli: Potensi ke Level 6.203

Rabu, 08 Juli 2026 | 01:38:32 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini, Cermati Saham AADI hingga PTRO [FOTO: NET].

JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki peluang untuk meneruskan tren penguatan menuju rentang 6.083–6.203 pada sesi perdagangan hari ini, Rabu (8/7/2026). Sederet emiten seperti AADI, BKSL, INCO, dan PTRO masuk ke dalam daftar saham pilihan yang direkomendasikan oleh analis.

Tim Analis MNC Sekuritas mendata bahwa IHSG diakhiri menguat 1,19% ke posisi 5.986 pada jam perdagangan Selasa (7/7/2026). Langkah apresiasi ini didorong oleh penebalan volume aksi beli dan sukses mengantarkan indeks melintasi batas moving average (MA) 20.

MNC Sekuritas memproyeksikan letak IHSG sekarang tengah berada pada porsi dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] dalam skema hitam.

"Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji level 6.083–6.203," tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset harian, Rabu (8/7/2026).

Sepanjang jam perdagangan hari ini, area support IHSG diestimasi bertengger pada level 5.486 dan 5.317. Di sisi lain, batas resistance diperkirakan berada pada posisi 6.007 dan 6.286. Untuk pilihan saham yang disarankan oleh MNC Sekuritas mencakup AADI, BKSL, INCO, dan PTRO.

AADI — Trading Buy Emiten AADI melaju positif 1,56% menuju level 8.125 dengan ditopang oleh kenaikan volume akumulasi beli. Saham ini pun sanggup bertahan di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan letak AADI sekarang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.

Trading Buy: 7.950–8.050

Target Price: 8.300 dan 8.425

Stop Loss: di bawah 7.875

BKSL — Buy on Weakness Saham BKSL melompat naik 9,84% menuju level 67 seiring volume aksi beli yang konsisten menebal. Tren penguatannya pun sukses melewati garis MA20. Letak posisi BKSL diproyeksikan berada pada fase awal wave C dari wave (4).

Buy on Weakness: 63–66

Target Price: 73 dan 80

Stop Loss: di bawah 60

INCO — Buy on Weakness Emiten INCO menguat 0,87% ke posisi 4.620 beriringan dengan munculnya volume transaksi beli. Walakin, laju penguatannya masih tertahan oleh batas MA20. Pada saat ini, letak INCO diproyeksikan berada pada porsi dari wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 4.460–4.560

Target Price: 4.800 dan 5.175

Stop Loss: di bawah 4.280

PTRO — Buy on Weakness Saham PTRO melaju positif 1,52% ke posisi 4.010 berkat topangan volume transaksi beli. Meskipun begitu, lonjakan saham bersangkutan masih tertahan pada koridor MA20. MNC Sekuritas memproyeksikan PTRO berada pada porsi dari wave [iii] dari wave C.

Buy on Weakness: 3.740–3.940

Target Price: 4.610 dan 5.500

Stop Loss: di bawah 3.550

Pada kesempatan sebelumnya, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memproyeksikan secara teknikal bahwa IHSG masih menyimpan kans untuk meneruskan reli penguatan usai mencatatkan kenaikan sebesar 2,28% pada pekan lalu.

"IHSG berpotensi mencoba break resistance di 5.900–5.950, dengan target kenaikan di 6.000 hingga 6.150," ujar Fanny dalam riset harian, Senin (6/7/2026).

Pihak BNI Sekuritas menakar rentang support IHSG bakal berada pada kisaran 5.780–5.850, sementara koridor resistance bertengger di rentang 5.950–6.000. 

Kendati bergerak positif pada perdagangan sebelumnya, laju IHSG masih dibayangi oleh aksi lepas portofolio secara bersih (net sell) oleh penanam modal asing dengan estimasi nilai Rp16,6 miliar. 

Sederet saham yang paling banyak dilego investor mancanegara meliputi BBRI, MAPI, TPIA, EMAS, dan ISAT.

Laporan Garis Waktu (Live Timeline):

Pukul 09:01 WIB — IHSG dibuka melemah sebesar 0,54% atau terpangkas 32,18 poin ke posisi 5.954,31. Di awal perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 5.951 sampai 5.984, dengan 164 saham bergerak positif, 238 tertekan, dan 233 saham bergerak stagnan.

Pukul 12:30 WIB — Sesi pertama diakhiri dengan kejatuhan IHSG sebesar 1,11% atau susut 66,34 poin ke level 5.920,15. Sepanjang sesi berjalan, indeks bergerak dalam koridor 5.897 hingga 5.984. Terdata 197 saham menguat, 447 melemah, dan 142 saham tidak bergerak.

Terkini