Portugal Vs Spanyol: 6 Duel Paling Bersejarah di Derbi Iberia

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:11:01 WIB
Derbi Iberia Piala Dunia 2026: Intip 6 Bentrokan Klasik Terbanyak [FOTO: NET].

JAKARTA - Bentrokan Portugal kontra Spanyol pada fase 16 besar Piala Dunia 2026 bukan cuma soal memperebutkan satu tempat menuju babak perempat final. Laga yang bakal digelar di Dallas, Amerika Serikat, pada Selasa (9/7/2026) pukul 02.00 WIB tersebut juga menjelma sebagai episode termutakhir dari salah satu persaingan paling klasik dalam konstelasi sepak bola Eropa. Pertarungan yang karib disebut Derbi Iberia ini telah bergulir selama lebih dari seratus tahun. 

Jilid perdana dari pertemuan kedua negara tercatat pada 18 Desember 1921 dalam laga ekshibisi di Madrid, yang mana Spanyol menyudahi perlawanan Portugal lewat skor 3-1.

Semenjak momen itu, kedua kesebelasan telah berhadapan sebanyak 41 kali, yang terbagi dalam 29 laga persahabatan serta 12 partai kompetitif. Bentrokan di Piala Dunia 2026 mendatang akan menandai laga ke-42 sepanjang sejarah pertemuan mereka.

 Menyongsong duel sarat gengsi ini, FIFA mengulas balik enam pertandingan paling ikonik yang pernah mempertemukan dua tim raksasa dari Semenanjung Iberia tersebut.

1. Final UEFA Nations League 2025: Portugal juara lewat adu penalti

Pertemuan pamungkas antara kedua kesebelasan terjadi di partai puncak UEFA Nations League 2025 yang dihelat di Munich, Jerman. 

Spanyol sempat dua kali memimpin kedudukan berkat sumbangan gol Martin Zubimendi dan Mikel Oyarzabal. Akan tetapi, Portugal selalu sanggup menyamakan kedudukan melalui aksi Nuno Mendes serta Cristiano Ronaldo.

Usai bermain sama kuat 2-2 sampai paruh perpanjangan waktu rampung, pemenang pertandingan terpaksa dicari lewat drama adu penalti. Portugal tampil tanpa cela dari titik putih. Goncalo Ramos, Vitinha, Bruno Fernandes, Nuno Mendes, dan Ruben Neves berhasil menuntaskan tanggung jawab mereka.

 Sebaliknya, Alvaro Morata gagal menyarangkan bola sebagai eksekutor keempat Spanyol. Portugal pun mengunci kemenangan 5-3 sekaligus menggondol trofi UEFA Nations League.

2. Piala Dunia 2018: Hattrick Cristiano Ronaldo di Sochi

Salah satu pertandingan paling menghibur dalam riwayat Piala Dunia tersaji tatkala Portugal dan Spanyol menyudahi laga dengan skor imbang 3-3 pada partai pembuka Grup B Piala Dunia 2018 di Rusia.

 Cristiano Ronaldo membawa Portugal memimpin lewat eksekusi penalti sebelum disamakan oleh Diego Costa. Ronaldo kembali memosisikan Portugal di depan sesaat sebelum turun minum.

Memasuki paruh kedua, Costa kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk menyamakan kedudukan, disusul gol Nacho Fernandez yang mengemas salah satu tendangan voli spektakuler dari luar kotak penalti sepanjang turnamen.

 Ketika Spanyol tampak mengunci kemenangan, Gerard Pique melakukan pelanggaran keras terhadap Ronaldo di area luar kotak terlarang. 

Ronaldo kemudian mengonversi tendangan bebas melengkung yang mematok skor akhir menjadi 3-3 sekaligus melengkapi torehan hat-trick perdananya di panggung Piala Dunia. 

Walau laga tersebut dinobatkan sebagai salah satu yang terbaik, kiprah kedua negara harus terhenti cepat. Spanyol tersingkir via adu penalti oleh tim tuan rumah Rusia di fase 16 besar, sementara Portugal didepak Uruguay lewat skor 1-2.

3. Semifinal Euro 2012: Portugal tersingkir sebelum Ronaldo menendang penalti

Empat tahun terdahulu, Portugal dan Spanyol saling jegal di babak semifinal Euro 2012 yang bertempat di Donetsk, Ukraina. 

Laga berjalan amat sengit dengan dominasi aliran bola dari kubu Spanyol, namun barikade pertahanan Portugal tampil solid sehingga skor kacamata 0-0 awet sampai waktu normal dan babak perpanjangan waktu usai.

Pemenang duel pada akhirnya harus ditentukan lewat skema adu penalti. Salah satu momen paling membekas ialah saat Cristiano Ronaldo diposisikan sebagai penendang kelima bagi Portugal.

 Sial bagi Ronaldo, ia tidak pernah mendapatkan giliran menendang bola lantaran Joao Moutinho dan Bruno Alves sudah lebih dulu gagal mengonversi penalti mereka. Spanyol akhirnya melaju dengan kemenangan 4-2 lewat babak tos-tosan tersebut sebelum sukses mempertahankan titel jawara Eropa usai mencukur Italia 4-0 di laga final.

4. Piala Dunia 2010: Gol David Villa singkirkan Portugal

Pada babak 16 besar Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Spanyol berhasil mempecundangi Portugal dengan keunggulan tipis 1-0. Kala itu, Cristiano Ronaldo tengah berada di puncak performa setelah mengemas 33 gol pada musim perdananya mengenakan seragam Real Madrid.

Namun, Portugal kelabakan meladeni dominasi permainan dari Spanyol. Gol penentu di laga tersebut akhirnya tercipta pada menit ke-63. 

Operan akurat Xavi Hernandez diteruskan oleh David Villa yang tendangannya sempat diblok penjaga gawang Eduardo, namun Villa bergerak cepat menyambar bola muntah guna mengantarkan Spanyol melenggang ke perempat final.

 Hasil positif itu menjadi salah satu pijakan krusial Spanyol dalam merengkuh trofi juara dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

5. Euro 2004: Portugal pecahkan kutukan

Euro 2004 bertransformasi menjadi momen monumental bagi Portugal. Berstatus sebagai tim tuan rumah, Portugal dipersenjatai generasi emas bertabur bintang sekelas Luis Figo, Rui Costa, Deco, Ricardo Carvalho, hingga Cristiano Ronaldo yang kala itu masih berusia belia. 

Usai sempat tersandung oleh Yunani di laga pembuka, Portugal bangkit lewat kemenangan atas Rusia, menjadikan laga pamungkas grup kontra Spanyol sebagai partai hidup mati kelolosan.

Berlaga di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal akhirnya menyudahi laga dengan kemenangan 1-0 berkat sumbangsih gol pemain pengganti, Nuno Gomes, di babak kedua. Hasil ini teramat bersejarah lantaran menjadi kemenangan perdana Portugal atas Spanyol dalam kompetisi resmi. Portugal pun melenggang dengan status juara grup, sementara Spanyol terpaksa angkat koper lebih awal.

6. Kualifikasi Piala Dunia 1934: Kekalahan terbesar Portugal

Salah satu skor paling mencolok dalam rekam jejak persaingan kedua tim terjadi pada fase kualifikasi Piala Dunia 1934. Bertanding di Madrid di depan sekitar 50.000 pasang mata, Spanyol menggilas Portugal dengan skor sangat telak 9-0. 

Eduardo Gonzalez membuka keran gol pada menit ketiga sebelum Isidro Langara mengamuk dengan memborong lima gol dalam laga itu.

Martin Ventolra dan Luis Regueiro masing-masing turut menyumbang angka guna menggenapi kemenangan terbesar Spanyol atas Portugal. Pada pertemuan kedua di Lisbon seminggu berselang, Spanyol kembali memetik kemenangan 2-1 sekaligus memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia.

Sekarang, Portugal dan Spanyol kembali dipertemukan di panggung tertinggi sepak bola sejagat. Portugal menapakkan kaki ke babak 16 besar usai mendepak Kroasia, sedangkan Spanyol melaju selepas menumbangkan Austria pada babak 32 besar. 

Berbekal sejarah panjang yang dipenuhi intrik dramatis, gol-gol ikonik, sampai adu penalti yang mendebarkan, duel di Dallas diproyeksikan kembali melahirkan lembaran baru dalam rivalitas klasik Derbi Iberia. 

Pertemuan ke-42 ini bukan sekadar mempertaruhkan selembar tiket ke perempat final Piala Dunia 2026, melainkan adu harga diri dua negara bertetangga yang selama seabad lebih terus bersaing demi supremasi tertinggi sepak bola di Semenanjung Iberia.

Terkini