Langkah Swedia Terhenti, Perancis Melaju Mulus ke Babak 16 Besar

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:54:32 WIB
Swedia Remuk Ditangan Perancis, Stok Keberuntungan Potter Habis [FOTO: NET].

JAKARTA - Persediaan "keajaiban" Swedia di bawah asuhan Graham Potter tampak telah habis saat berhadapan dengan Perancis. Langkah Swedia harus terhenti setelah menelan kekalahan telak 0-3.

 Gol yang dicetak oleh Kylian Mbappe (45', 74') serta Bradley Barcola (53') memastikan hasil duel Perancis vs Swedia di Stadion New York/New Jersey, Selasa (30/6/2026) berakhir dengan skor 3-0.

 Swedia pun harus mengemas barang-barang mereka untuk pulang karena tereliminasi di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Sebenarnya, Swedia hampir saja menyelesaikan paruh pertama laga tanpa kebobolan. Namun, tembakan kaki kanan Kylian Mbappe sesaat sebelum turun minum mengubah jalannya cerita.

Di kubu seberang, Perancis merasa sangat lega. Pasalnya, sebelum gol pembuka dari Mbappe lahir, gelombang serangan yang mereka lancarkan terus-menerus selalu menemui jalan buntu.

Sepasang Kans Perancis Hantam Tiang

Dua peluang emas Perancis pada babak pertama lewat aksi Kylian Mbappe dan tendangan akrobatik Michael Olise hanya membentur tiang gawang Swedia.

Saat momen tersebut terjadi, Swedia seolah kembali mendapatkan dewi fortuna, mirip seperti momen ketika mereka sukses melangkah ke babak playoff Piala Dunia 2026 walaupun tidak pernah memetik kemenangan di fase kualifikasi. 

Swedia sendiri berhak ambil bagian dalam playoff perebutan tiket Piala Dunia 2026 melalui jalur UEFA Nations League.

Hoki Swedia Habis

Pada putaran final Piala Dunia 2026, tim dengan julukan Blagult (Si Biru-Emas) ini juga berhasil menembus fase gugur meski sebelumnya sempat dicukur habis oleh Belanda dengan skor 1-5.

"Ya, saya pikir kami perlu beberapa keajaiban," ujar pelatih Swedia, Graham Potter, dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan kontra Perancis, yang turut dihadiri KOMPAS.com.

"Kami memiliki beberapa, tetapi kami mulai kehabisan itu. Jadi, kami butuh lebih," ucap Potter sedikit bercanda.

Mantan juru taktik Chelsea itu berjiwa besar mengakui keunggulan skuad Perancis yang tampil lebih impresif.

"Tim terbaik menang. Selamat untuk Perancis. Saya pikir dari segi permainan kami harus sempurna," tutur Potter.

"Namun, sekalipun demikian, saya tak yakin apakah itu akan cukup, jika saya harus berkata sejujurnya, sebab lawan merupakan level top," kata Potter memberikan pujian tinggi untuk Timnas Perancis.

Terkini