Sarapan: Sebuah Keharusan atau Sekadar Pilihan?

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:13:31 WIB
Jaga Kesehatan, Wajibkah Kita Sarapan Pagi? Ini Kata Pakar [FOTO : NET].

JAKARTA - Makan pagi kerap dinilai sebagai sesi makan paling krusial guna mengawali rutinitas sehari-hari. Kenyataannya, kewajiban untuk menyantap hidangan di pagi hari amat dipengaruhi oleh gaya hidup serta kegiatan dari tiap-tiap orang.

"Ada orang yang bisa berfungsi dengan baik menggunakan sarapan, dengan program sarapan. Ada yang bisa berfungsi dengan baik tanpa sarapan," papar pakar diet Yulia Baltschun dalam acara talkshow bertema "Minum Jus Buah dan Sarapan Bikin Lebih Sehat?" di Ageless Festival, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2026).

Alasannya, fisik manusia pada hakikatnya dibekali sistem penyimpanan kalori cadangan guna merawat stamina. Dengan begitu, nutrisi yang diserap dari hari sebelumnya masih dapat difungsikan sebagai energi, sekalipun kamu beraktivitas tanpa sarapan terlebih dahulu.

Menakar Kebutuhan Nutrisi pada Pagi Hari & Peran Glikogen sebagai Cadangan Energi

Yulia menuturkan bahwa pendekatan makan yang ia terapkan lebih bersifat hibrida serta diselaraskan dengan aktivitas fisiknya. 

Dia baru akan mencukupi kebutuhan gizi secara penuh di pagi hari apabila jadwal kegiatannya dirasa sangat padat.

"Kalau misalkan heavy activity aku berat banget, kadang badan sudah memberikan signal bahwa pagi itu aku perlu makro-mikronutrien yang komplit," ungkap Yulia.

Jika sinyal kebutuhan gizi tersebut diabaikan, ia bakal kesulitan untuk mengeksekusi sesi olahraga yang berat.

"Jadi kalau cuma hanya dikasih protein shake, kurang kerasa dari segi stamina. Semuanya drop. Dan kalau dipaksain angkat beban udah pasti melempem," tambah dia.

Walau begitu, di hari-hari biasa, ia sanggup beraktivitas secara maksimal hanya dengan sarapan ringan seperti protein shake ditambah sedikit buah-buahan. 

Hal ini tergolong wajar sebab asupan yang masuk ke dalam tubuh tidak lantas dibakar menjadi energi pada detik itu juga. 

Pasalnya, tubuh memiliki mekanisme untuk menyimpannya sebagai cadangan energi, di mana karbohidrat ditimbun dalam bentuk glikogen di area otot serta organ hati, sementara lemak disimpan pada sel-sel lemak.

Pentingnya Kecukupan Gizi pada Malam Hari

Saat pasokan makronutrien terpenuhi dengan baik di malam hari, cadangan energi ini sudah siap dikerahkan pada keesokan harinya. 

Seseorang sanggup berolahraga walau perut dalam kondisi kosong tanpa harus cemas kehilangan massa ototnya. Situasi yang berkebalikan justru bakal terjadi jika nutrisi harian yang diserap sebelum tidur terbilang minim atau tidak berimbang. 

Mengeksekusi aktivitas fisik di pagi hari dengan sisa cadangan gizi yang rendah berisiko merusak otot tubuh.

"Tapi kalau dari malamnya udah kurang gizi, besok paginya Hyrox misalkan, nah itu di situ risiko muscle loss-nya naik," terang Yulia.

Maka dari itu, patokan mengenai wajib atau tidaknya makan pagi mesti disesuaikan dengan status asupan di waktu sebelumnya.

"Balik lagi tergantung gimana satu hari sebelumnya, dan programnya seperti apa, dan orang ini berfungsi baiknya dengan program yang gimana," ucap dia.

Efektivitas Pola Makan Satu Kali Sehari

Metode mengabaikan makan pagi ini turut diaplikasikan oleh Co-founder Technogym Indonesia, Arya Setiadharma, lewat sistem One Meal A Day (OMAD). Dia terbiasa melewatkan sarapan serta makan siang, dan baru menyantap hidangan utamanya di malam hari.

"Saya malah enggak makan pagi, enggak makan siang. Saya one meal a day, tapi makannya malam. And I lost weight because of that," ungkap Arya.

Sistem tersebut sukses menolongnya memangkas bobot tubuh dari yang semula 82 kilogram turun ke angka 66-67 kilogram. Berkaca dari pengalamannya, kebugaran fisik serta berat badan yang proporsional lebih ditentukan oleh kualitas nutrisi dari asupan itu sendiri.

"Jadi kalau dibilang (jam makan) paling sehat, tergantung ya. What you eat matters," jelas Arya.

Bagi mereka yang masih terbiasa sarapan, Arya mengimbau agar selalu menaruh perhatian pada nutrisi menu paginya. Sajian yang sarat protein dianggap jauh lebih bagus ketimbang asupan yang didominasi oleh gula.

"Jadi kalau saya rasa, apa yang dimakan saat pagi itu enggak boleh high sugar content. Harus yang lebih kayak misalnya telur, lebih protein-heavy," tutur dia.

Terkini