Indonesia Jadi Tuan Rumah JEIC Kedua, Perkuat Kemitraan dengan Jerman

Senin, 15 Juni 2026 | 17:52:02 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto.

JAKARTA - Indonesia akan berperan sebagai tuan rumah Joint Economic and Investment Committee (JEIC) kedua pada tahun 2026, yang menjadi penanda makin eratnya kerja sama antara kedua negara di berbagai bidang.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin, mengungkapkan bahwa dirinya bersama Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier telah mendiskusikan penguatan kemitraan kedua negara, khususnya dalam aspek ekonomi, investasi, transisi dan ketahanan energi, serta ketenagakerjaan.

"Kami menyambut baik program Partnering in Business with Germany yang ditujukan untuk program UMKM. Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Joint Economic and Investment Committee yang kedua tahun ini," kata Presiden Prabowo.

JEIC merupakan wadah kerja sama Indonesia dan Jerman yang disusun guna mengikutsertakan tidak hanya pihak pemerintah, melainkan juga sektor swasta untuk mempererat kerja sama bidang ekonomi serta investasi.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian komite tersebut mencakup perdagangan, industri, investasi, lingkungan hidup dan sumber daya alam, energi, maritim, pariwisata, kesehatan, vokasi dan pelatihan tenaga kerja, riset dan inovasi start up, serta pengembangan UMKM.

Presiden menuturkan bahwa dalam diskusi empat mata bersama kedua Kepala Negara juga dibicarakan upaya peningkatan volume perdagangan serta investasi yang saling menguntungkan.

Secara khusus, terdapat fokus pembahasan mengenai Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) agar bisa segera mencapai kesepakatan substantif.

Prabowo berharap peran Jerman dalam mendorong finalisasi perjanjian di lingkungan negara-negara Eropa, agar implementasi perjanjian tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha di kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo turut menyampaikan keinginan untuk memperluas lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman, tidak terbatas pada bidang keperawatan saja, tetapi juga merambah sektor teknologi tingkat tinggi.

"Di bidang tenaga kerja kesehatan, kami sangat apresiasi penandatanganan letter of intent mengenai global skills partnership di bidang keperawatan," kata Prabowo Subianto.

Terkini