Cara Mencuci Jamur yang Benar agar Bersih dan Aman Dikonsumsi

Selasa, 09 Juni 2026 | 23:16:28 WIB
cara mengolah jamur.

jakarta - Pernahkah kamu merasa bingung ketika hendak mengolah jamur segar yang baru saja dibeli? Di satu sisi, bagian luar jamur kerap kali masih dikotori oleh sisa-sisa tanah atau kompos hitam. 

Di sisi lain, terdapat mitos kuliner yang menyebutkan bahwa jamur tidak boleh dibersihkan dengan air lantaran teksturnya dapat berubah menjadi lembek dan menyimpan banyak air layaknya sebuah spons.

Melansir dari Real Simple pada (9/6/26), membersihkan jamur sebetulnya teramat krusial guna menjamin kebersihan serta keamanannya sebelum diolah menjadi hidangan. 

Namun perlu diingat, metodenya tidak boleh serampangan dan jangan sesekali merendamnya! Mari simak tata cara membersihkan aneka jenis jamur yang tepat supaya hidangan kamu tetap lezat, renyah, dan higienis!

Kenapa Jamur Nggak Boleh Direndam Air? Sebelum mempelajari panduannya, kami perlu memahami terlebih dahulu karakteristik dasar dari jamur. Jamur dibekali struktur tubuh yang amat berpori.

 Apabila kamu merendam jamur di dalam wadah berisi penuh air dalam tempo yang lama, jamur akan menyerap cairan tersebut layaknya spons. 

Dampaknya? Ketika dimasak, jamur akan memproduksi terlampau banyak air, teksturnya berubah menjadi lembek (soggy), kehilangan kekenyalannya, serta bumbu masakan kamu menjadi sukar meresap secara sempurna.

Cara Mencuci Jamur Berdasarkan Jenisnya ala Pakar Rupanya, berlainan jenis jamur, berlainan pula metode terbaik untuk membersihkannya. Berpatokan pada ulasan dari Real Simple, berikut merupakan panduan praktisnya:

1. Untuk Jamur yang Relatif Bersih (Jamur Kancing, Cremini, Portobello) Apabila jamur yang kamu peroleh dikemas dalam wadah supermarket dan cuma memiliki sedikit noda tanah, kamu tidak usah mengguyurnya memakai air yang mengalir. 

Caranya: Ambil selembar tisu dapur (paper towel) atau kain bersih, basahi sedikit menggunakan air (cukup dalam kondisi lembap, bukan basah kuyup). Usap bagian luar jamur secara lembut untuk meluruhkan sisa-sisa tanah yang melekat.

2. Untuk Jamur yang Sangat Kotor atau Berkerumun (Jamur Tiram, Shiitake, Maitake) Varietas jamur ini kerap kali mempunyai banyak celah yang berpotensi menjadi tempat bersembunyinya noda kotoran atau serangga kecil. Apabila diseka menggunakan tisu, tentu saja langkah tersebut menjadi tidak efisien.

 Caranya: Taruh jamur di dalam wadah saringan (colander). Alirkan air kran dan basuh jamur dengan air mengalir secara kilat (kurang lebih 10-15 detik) dibarengi dengan gosokan lembut memakai jari tangan guna merontokkan tanah.

Langkah Krusial: Sesaat setelah dibasuh, hamparkan jamur di atas kain kering atau tisu dapur, kemudian tepuk-tepuk secara lembut hingga permukaannya benar-benar kering sebelum diiris atau dimasak.

3. Untuk Jamur Liar atau Banyak Celah Lembut (Jamur Morel atau Chanterelle) Jamur kelas premium tipe ini memerlukan perlakuan yang ekstra karena bangun strukturnya yang berongga rawan menyimpan butiran pasir atau ulat kecil. 

Caranya: Masukkan jamur ke dalam wadah yang memuat air hangat suam-suam kuku, kemudian aduk-aduk dengan ritme memutar secara kilat selama beberapa detik supaya pasirnya rontok ke bagian dasar wadah. Segera angkat, tiriskan, dan keringkan saat itu juga menggunakan tisu dapur.

Nah, kini sudah memahami bukan rahasia membersihkan jamur layaknya koki profesional? Maka dari itu, pastikan untuk tidak merendam jamur favorit kamu lagi, ya!

Terkini