CIMB Niaga Cetak Laba Bersih 2025 Tumbuh Tipis, Kredit dan Dana Murah Tetap Menguat

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:15:18 WIB
CIMB Niaga Cetak Laba Bersih 2025 Tumbuh Tipis, Kredit dan Dana Murah Tetap Menguat

JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) mencatat laba bersih konsolidasi senilai Rp 6,93 triliun sepanjang 2025. Angka ini meningkat tipis 0,53% dibandingkan Rp 6,9 triliun pada 2024, menunjukkan kinerja yang stabil.

Laba tahun berjalan sebelum pajak tercatat Rp 8,82 triliun, tumbuh 1,11% YoY. Pertumbuhan ini didorong oleh pendapatan bunga senilai Rp 24,67 triliun, naik 1,83% dari Rp 24,24 triliun pada tahun sebelumnya.

Setelah dikurangi beban bunga sebesar Rp 11,19 triliun, pendapatan bunga bersih BNGA sepanjang 2025 tercatat Rp 13,48 triliun. Pertumbuhan YoY sebesar 1,58% menandakan efisiensi dalam pengelolaan bunga.

Efisiensi Operasional dan Laba Operasional

Beban operasional selain bunga bersih turun 4,28% YoY menjadi Rp 4,69 triliun. Penurunan ini mendorong laba operasional naik 5,02% YoY dari Rp 8,36 triliun menjadi Rp 8,78 triliun.

Di sisi laba nonoperasional, terjadi penurunan signifikan dari Rp 365,81 miliar menjadi Rp 43,24 miliar. Hal ini disebabkan penyusutan pendapatan nonoperasional lainnya dari Rp 379 miliar menjadi Rp 34,61 miliar.

Efisiensi biaya dan pengelolaan operasional yang baik menjadi faktor penting dalam mempertahankan pertumbuhan laba. Bank tetap fokus pada pengendalian beban untuk mendukung kinerja jangka panjang.

Pertumbuhan Kredit dan Pembiayaan

Fungsi intermediasi CIMB Niaga menunjukkan pertumbuhan kredit 8,87% YoY dari Rp 167,71 triliun pada 2024 menjadi Rp 182,59 triliun pada 2025. Pertumbuhan ini menunjukkan fokus bank pada ekspansi kredit di segmen konvensional.

Sementara itu, pembiayaan syariah menurun dari Rp 60,29 triliun menjadi Rp 55,72 triliun. Secara total, kredit dan pembiayaan bank naik 4,5% YoY menjadi Rp 238,3 triliun, mencerminkan keseimbangan portofolio intermediasi.

Bank tetap mengawasi kualitas kredit dan pembiayaan untuk menjaga rasio NPL tetap rendah. Strategi ini memastikan pertumbuhan kredit berkelanjutan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan.

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga dan CASA

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 3,79% YoY menjadi Rp 270,52 triliun. Kenaikan ini menunjukkan kepercayaan nasabah yang tetap kuat terhadap bank.

Sepanjang 2025, simpanan giro tercatat Rp 103,08 triliun, tabungan Rp 86,38 triliun, dan deposito Rp 81,06 triliun. Dana murah (CASA) perseroan mencapai Rp 189,5 triliun atau tumbuh 10,1% YoY, mendukung stabilitas likuiditas.

CASA ratio tercatat 70,0%, memberikan fleksibilitas bagi bank untuk menyalurkan kredit dengan biaya dana rendah. Struktur pendanaan yang sehat menjadi kunci bagi pertumbuhan berkelanjutan.

Indikator Kinerja Keuangan dan Rasio

Return on equity (ROE) sepanjang 2025 tercatat sebesar 13,0%, menunjukkan profitabilitas yang stabil. Cost to income ratio sebesar 45,9% mencerminkan efisiensi operasional bank dalam mengelola pendapatan dan biaya.

Cost of credit tercatat 0,74%, menunjukkan kualitas kredit yang baik dan risiko kredit terkelola dengan optimal. Gross NPL sebesar 1,81% menegaskan bahwa bank menjaga rasio kredit bermasalah tetap rendah.

Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) tercatat 24,8%, cukup kuat untuk menghadapi tekanan eksternal. Bank memiliki modal memadai untuk mendukung pertumbuhan aset dan ekspansi kredit ke depan.

Strategi 2026 dan Prospek Pertumbuhan

Dengan laba bersih yang stabil dan pertumbuhan kredit yang positif, CIMB Niaga siap menghadapi dinamika industri perbankan tahun 2026. Fokus pada penguatan pendapatan bunga dan fee-based income menjadi strategi utama.

Bank juga akan terus menjaga efisiensi operasional dan memantau kualitas kredit. Langkah ini memastikan bank tetap mampu memberikan kinerja optimal sekaligus menjaga risiko tetap terkendali.

Dengan kombinasi pertumbuhan kredit, peningkatan dana murah, dan rasio keuangan yang sehat, CIMB Niaga berada pada posisi kuat untuk menghadapi tantangan pasar. Investor dapat menilai bank sebagai lembaga keuangan dengan kinerja stabil dan prospek yang menjanjikan.

Terkini