Makassar Diprediksi Jadi Titik Lonjakan Penumpang Kapal Pelni Saat Mudik Lebaran 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:14:48 WIB
Makassar Diprediksi Jadi Titik Lonjakan Penumpang Kapal Pelni Saat Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni memprediksi lonjakan penumpang signifikan di Makassar pada arus mudik Lebaran 2026. Kepala Cabang Pelni Makassar, Darman, menyampaikan estimasi pertumbuhan penumpang berada di kisaran 8%—11%, melampaui rata-rata nasional yang dipatok 9%.

“Antusiasme masyarakat tahun ini sangat tinggi. Makassar merupakan basis perantau dan pedagang yang aktif melakukan perjalanan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri untuk keperluan pasokan barang ke wilayah timur,” ujar Darman di Makassar, Kamis, 26 Februari 2026.

Secara kuantitas, pergerakan penumpang kapal Pelni melalui Makassar diperkirakan mencapai 5.800 orang untuk kapal penumpang. Sementara kapal perintis diproyeksikan mengangkut hingga 460.000 penumpang menjelang Lebaran.

Posisi strategis Pelabuhan Makassar menjadi faktor utama lonjakan penumpang. Pelabuhan ini berfungsi sebagai pintu masuk utama sekaligus lokasi transit menuju kawasan timur Indonesia.

Peran Makassar Sebagai Pusat Distribusi dan Transit

Sebagian besar masyarakat perantau Makassar berprofesi sebagai pedagang yang aktif mendistribusikan barang. Aktivitas ini meningkat tajam menjelang hari raya, sehingga menambah volume arus mudik dan balik.

Selain itu, Makassar menjadi titik transit penting bagi penumpang dari wilayah timur Indonesia. Hal ini menjadikan kota ini salah satu simpul terpenting dalam jaringan transportasi laut nasional.

Keaktifan pedagang perantau juga berdampak pada kebutuhan logistik dan kargo di kapal Pelni. Hal ini membuat Pelni menyiapkan strategi layanan yang lebih optimal untuk menampung lonjakan penumpang dan barang.

Peningkatan Layanan dan Fasilitas Kapal

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelni berencana meningkatkan standar kenyamanan di atas kapal. Fokus utama meliputi perbaikan fasilitas sanitasi serta layanan gaya hidup bagi penumpang selama perjalanan jauh.

Fasilitas kamar mandi dan toilet mendapatkan perhatian besar dengan renovasi menyeluruh demi menjamin kebersihan. Selain itu, layanan katering di lima kapal Pelni telah mengantongi sertifikat Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

Sertifikasi HACCP menjamin higienitas dapur dan mutu makanan yang disajikan. Penumpang juga dapat menikmati standar pangan yang lebih aman dan nyaman sepanjang perjalanan.

Pelni juga menambahkan area tenant atau ruang komunal sebagai sarana rekreasi. Tujuannya agar penumpang dapat bersantai dan berinteraksi selama perjalanan panjang, sehingga pengalaman mudik menjadi lebih menyenangkan.

Antisipasi dan Strategi Pelni untuk Arus Mudik Lebaran

Pelni menekankan pentingnya koordinasi untuk memastikan semua kapal siap menghadapi lonjakan penumpang. Peningkatan layanan, sanitasi, dan fasilitas hiburan menjadi bagian dari strategi menjaga kepuasan dan keselamatan penumpang.

Pengoperasian armada kapal Pelni disesuaikan dengan prediksi peningkatan jumlah penumpang. Hal ini dilakukan agar kapal beroperasi efisien dan tetap dapat melayani semua penumpang dengan nyaman.

Selain itu, Pelni mempersiapkan jadwal keberangkatan tambahan di rute-rute padat. Tujuannya untuk menghindari kepadatan di pelabuhan dan menjamin distribusi penumpang merata di seluruh kapal.

Peningkatan layanan juga sejalan dengan komitmen Pelni menjaga reputasi sebagai penyedia transportasi laut andal. Keselamatan, kenyamanan, dan pengalaman penumpang menjadi prioritas utama dalam setiap layanan.

Dengan strategi ini, Pelni berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Makassar dapat berjalan lancar. Sinergi antara pelayanan kapal, fasilitas pendukung, dan antusiasme masyarakat menjadi kunci keberhasilan.

Selain fokus pada penumpang, Pelni juga memperhatikan kebutuhan logistik bagi pedagang perantau. Kapal perintis yang mengangkut barang dan penumpang secara bersamaan menjadi solusi efisien untuk distribusi ke wilayah timur.

Dengan persiapan matang ini, Pelni optimistis mampu mengantisipasi lonjakan arus mudik di Makassar. Lonjakan penumpang yang diproyeksikan hingga 11% diharapkan tetap terkendali dan pelayanan tetap optimal.

Pelni menekankan bahwa seluruh langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam mendukung mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Penguatan layanan, fasilitas, dan koordinasi antarunit menjadi prioritas demi perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien.

Terkini