PGEO Perluas Kolaborasi Internasional dengan EDC Filipina untuk Optimalisasi Panas Bumi Global

Kamis, 26 Februari 2026 | 08:58:21 WIB
PGEO Perluas Kolaborasi Internasional dengan EDC Filipina untuk Optimalisasi Panas Bumi Global

JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) memulai roadshow internasional dengan mengunjungi lapangan wet steam terbesar di dunia milik Energy Development Corporation (EDC) di Leyte, Filipina. Kegiatan ini menjadi langkah strategis PGEO dalam memperkuat teknologi panas bumi melalui penerapan inovasi Flow2Max.

Inisiatif Flow2Max bertujuan membuka sumber pendapatan baru melalui komersialisasi teknologi sekaligus memperkuat ekosistem manufaktur dan jasa panas bumi. Hal ini sejalan dengan visi PGEO menjadi perusahaan energi hijau kelas dunia.

PGEO hadir bersama PT Sigma Cipta Utama (SCU), anak usaha PT Elnusa Tbk yang tergabung dalam Pertamina Hulu Energi. Kehadiran ini menekankan sinergi anak usaha Pertamina dalam pengembangan panas bumi global.

Kolaborasi Teknologi dan Implementasi Flow2Max

Kunjungan ini fokus pada kolaborasi internasional serta pembahasan potensi implementasi perdana Flow2Max di lapangan panas bumi milik EDC. PGEO dan EDC membahas berbagai aspek teknis seperti kebutuhan operasional, pengukuran lapangan, dan negosiasi harga sebelum tahap manufaktur.

Pemasangan perdana Flow2Max ditargetkan pada Juni 2026. Hal ini menandai langkah awal PGEO dalam memperluas adopsi teknologi panas bumi secara internasional.

Dalam diskusi teknis, Head of Geothermal Technology and Innovation EDC Erlindo Angcoy Jr. memaparkan kondisi lapangan panas bumi Leyte. Ia menekankan tantangan operasional yang membutuhkan teknologi sesuai profil lapangan untuk optimalisasi sumur panas bumi.

EDC menyatakan ketertarikan terhadap Flow2Max karena teknologi ini mendukung kinerja optimal reservoir. Teknologi ini dianggap relevan untuk meningkatkan efisiensi dan pengelolaan uap superheated di lapangan mereka.

Pengalaman PGEO dalam Manajemen Superheated Steam

PGEO berbagi pengalaman penanganan sumur superheat di wilayah kerjanya. Hal ini mencakup perspektif operasi serta pengelolaan uap panas bumi super panas.

Manager Production & Optimization Excellence PGEO Mohamad Husni Mubarok menekankan kebanggaan memperkenalkan teknologi inovatif ini kepada perusahaan panas bumi bereputasi global. Teknologi ini diharapkan dapat mendukung optimalisasi produksi dan efisiensi operasional.

Filipina menempati peringkat ketiga kapasitas panas bumi dunia setelah Amerika Serikat dan Indonesia. Penerapan Flow2Max diharapkan memperkuat pengelolaan reservoir EDC secara berkelanjutan.

Fungsi dan Manfaat Flow2Max

Flow2Max adalah teknologi pengukuran dua fase yang memungkinkan pemantauan aliran fluida secara real-time. Teknologi ini membantu operator mengevaluasi kinerja sumur secara akurat dan mendeteksi masalah teknis sejak dini.

Teknologi ini juga memperkuat manajemen dan optimasi reservoir di setiap lapangan panas bumi. Dengan data real-time, potensi risiko dapat diantisipasi lebih cepat sehingga operasional tetap aman dan efisien.

Flow2Max dikembangkan berdasarkan riset studi doktoral Mohamad Husni Mubarok di University of Auckland. Inovasi ini mencerminkan kemampuan PGEO dalam mengubah riset akademik menjadi teknologi aplikatif untuk industri panas bumi.

Strategi Penguatan Kapabilitas dan Kerja Sama Global

Manager Ops. Asset Management & Optimization PGEO Jati Permana Kurniawan menyebutkan bahwa PGEO dan EDC sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis. Fokus tidak hanya pada implementasi teknologi, tetapi juga pertukaran pengetahuan dan pengembangan kapabilitas teknis.

Kolaborasi ini bertujuan mendorong kemajuan sektor panas bumi di tingkat global. PGEO menekankan komitmen untuk menjadi world leading geothermal producer dan geothermal center of excellence.

PGEO optimis bahwa sinergi ini dapat memperkuat posisi perusahaan di kancah energi terbarukan internasional. Teknologi Flow2Max diharapkan menjadi benchmark bagi pengelolaan uap panas bumi di kawasan Asia-Pasifik.

Selain itu, PGEO menargetkan penerapan teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi, meminimalkan pemborosan energi, dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Penerapan inovasi ini juga membuka peluang bisnis baru dalam komersialisasi teknologi panas bumi.

PGEO menegaskan bahwa kolaborasi internasional dan inovasi teknologi menjadi kunci dalam mencapai target efisiensi operasional. Roadshow global ini sekaligus menjadi ajang benchmarking teknologi panas bumi dengan perusahaan kelas dunia.

Langkah ini menegaskan peran PGEO sebagai pelopor inovasi di industri panas bumi. Perusahaan terus memantapkan diri dalam menghadapi tantangan energi hijau global melalui teknologi canggih dan kerja sama internasional.

Terkini